Jelang Berpisah dengan Arsenal, Ramsey Jadi Melankolis

REKANBOLA – Tak lama lagi, Aaron Ramsey akan berstatus sebagai penggawa anyar Juventus. Jelang kepergiannya dari klub yang membesarkan namanya, Arsenal, pemain asal Wales tersebut menjadi lebih melankolis.

Ramsey hanya mampu melambaikan tangannya kepada para penonton yang memadati Emirates Stadium pada hari Minggu (5/5) kemarin. Pada saat itu, Arsenal juga harus menghadapi Huddersfield dalam laga lanjutan Premier League.

Sayangnya, gelandang berusia 28 tahun tersebut tak bisa menemani skuat Arsenal kala menghadapi Huddersfield. Ia mengalami cedera pada pertengahan bulan April lalu, sehingga dirinya harus menutup musim lebih cepat dari pemain lainnya.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

Perpisahan yang Emosional

Hubungan Ramsey dengan Arsenal bisa dibilang cukup erat. Wajar saja, sebab ia sudah tergabung dengan tim asal London tersebut sejak tahun 2008 silam. Itu artinya, ia sudah bersama Arsenal sejak masih berumur 17 tahun.

Pantas jika Ramsey merasakan kesedihan di hari-hari terakhirnya bersama skuat asuhan Unai Emery tersebut. 11 tahun bermain di satu tempat bukanlah waktu yang terbilang singkat. Perasaannya sudah terikat dengan Emirates Stadium.

“Tentu saja sangat emosional,” tutur Ramsey kepada Sky Sports dengan sedikit tangisan. “Ini adalah perjalanan yang panjang, 11 tahun dari hidup saya,” sambungnya.

“Banyak yang terjadi, saat saya melihat ke belakang. Anda bisa mengetahuinya dari suara saya, bagaimana ini sangat berarti untuk saya. Saya bersyukur bisa mendapat kesempatan bermain di klub hebat seperti ini dan menghabiskan waktu banyak [di sini],” lanjutnya.

Nikmati Hari Ini

Setelah ini, ia akan bermain bersama Juventus di Italia. Kontraknya yang tuntas pada akhir bulan Juni nanti membuatnya bisa pindah secara gratis ke klub raksasa Serie A tersebut. Ini adalah kali pertama Ramsey bermain di luar Premier League.

Baca Juga:   Deschamps Diklaim Bakal Pusing di Rusia

Ramsey pun menantikan pengalaman pertamanya bermain di luar Inggris. Benaknya sudah memikirkan soal masa depan walaupun ia belum ingin masa-masa kebersamaannya dengan Arsenal berakhir begitu saja.

“Tentu saja saya sangat menantikan tantangan baru, bagian baru dalam hidup saya. Tapi hari ini semuanya tentang ini. Di sini saya tumbuh, jadi saya hanya ingin menjalani hari ini, lalu membiasakandiri sebelum benar-benar bisa melihat serta berkonsentrasi melihat ke depan” tambahnya.

“Saya masih 28 tahun, jadi masih ada beberapa tahun lagi di kaki saya. Jadi saya menantikan masa depan tapi untuk hari ini, semuanya tentang ini dan berbagi bersama para penggemar,” tandasnya.