Jika Menang, Prabowo Akan Liburkan Sekolah & Kampus Selama Bulan Ramadan

REKANBOLA – CapresPrabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan meliburkan anak sekolah dan kampus-kampus selama Bulan Ramadan. Tujuannya agar anak-anak fokus mempelajari agama Islam.

“Pak Prabowo memberikan kesempatan kepada seluruh anak-anak sekolah fokus belajar agama Islam pada bulan ramadhan, serta mengembangkan nilai-nilai toleransi pada bulan Ramadhan,” kata Koordinator Jubir Prabowo Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak lewat akun twitternya, Jumat (15/3).

Libur sekolah di Bulan Ramadan sudah lama menjadi tradisi di Indonesia. Namun, sejak tahun 1978, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan era Presiden Soeharto mengubah aturan itu. Daoed Joesoef mengubah libur Ramadan hanya beberapa hari di awal bulan puasa, kemudian di akhir Ramadan menjelang lebaran. Walau keputusan itu ditentang MUI pada masanya, namun Pemerintah Orde Baru tetap menjalankannya.

Baru di saat Presiden Gus Dur menjadi presiden setelah reformasi, kebijakan ini diubah lagi. Kegiatan pendidikan kembali diliburkan penuh selama Bulan Ramadan. Sekolah-sekolah diimbau membuat kegiatan pesantren kilat tahun 1999.

Di era Presiden Megawati tahun 2001, libur Ramadan kembali berubah seperti Orde Baru. Kebijakan ini yang dijalankan sampai sekarang. Namun beberapa daerah dan sekolah swasta kadang menetapkan kebijakan libur yang lebih panjang di Bulan Ramadan.

Baca Juga:   TKN soal Jin di Hotel Borobudur: Amien Bongkar Rahasia SBY di 2009