Jose Mourinho Bantah Diusir dari MU Karena Paul Pogba

REKANBOLA – Jose Mourinho membantah anggapan bahwa dirinya didepak dari Manchester United karena Paul Pogba.

Mourinho ditunjuk untuk menangani Setan Merah pada musim panas 2016. Ia sempat menunjukkan prestasi yang menjanjikan.

MU dibawanya meraih tiga trofi juara di musim perdananya. Namun di musim keduanya, MU tak bisa meraih trofi apapun meski mereka bisa finis sebagai runner-up di klasemen Premier League.

Di musim ketiga, prestasi MU makin anjlok. Mourinho bahkan disebut berseteru dengan manajemen klub.

Selain itu ia juga disebut berseteru dengan beberapa pemainnya. Salah satunya adalah Pogba. Bahkan Mourinho sampai mencabut ban wakil kapten dari lengan gelandang asal Prancis tersebut.

Bantahan Mourinho

Mourinho kemudian ditanya apakah ia merupakan ‘korban’ dari Pogba. Manajer 56 tahun itu membantahnya.

Ia menyebut ada masalah lain yang membuatnya terdepak dari Old Trafford. Tidak satu tetapi tiga sekaligus.

“Tidak, tidak. Masalahnya ada di sana, Anda dapat membayangkan bahwa masalahnya adalah para pemain, organisasi dan ambisi,” dalihnya pada L’Equipe.

“Saya hanya akan mengatakan bahwa saya tidak bisa mengatakan ‘ya’ ketika Anda bertanya apakah Paul satu-satunya yang bertanggung jawab,” sambung Mourinho.

Masih Bermasalah

Ole Gunnar Solskjaer ditunjuk sebagai pengganti Mourinho. Ia kemudian di kontrak tiga tahun pada bulan Maret setelah memenangkan 14 dari 19 pertandingannya sebagai manajer sementara.

Ia pun sukses membantu mendorong United kembali ke perebutan untuk finis di posisi empat besar. Ia juga membantu MU lolos ke perempat final Liga Champions.

Namun setelah ia resmi jadi manajer permanen, performa United menurun drastis. MU akhirnya hanya finis di urutan keenam, lima poin dari Tottenham yang ada di posisi keempat.

Baca Juga:   Klopp Sebut Liverpool Sudah Banyak Membantu Timnas Inggris

“Tentang Manchester United, saya hanya ingin mengatakan dua hal. Pertama adalah waktu sudah bicara. Dua, masalahnya masih ada,” ujarnya singkat.