Jual sabu 2 Kg ke polisi, tiga kurir dituntut 19 tahun penjara

Rekanbola.com –  Tiga terdakwa kurir narkoba dituntut hukuman masing-masing 19 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar subsider 12 bulan kurungan. Mereka dinilai telah menjadi perantara jual-beli sabu-sabu seberat 2 Kg.

Terdakwa yang menjalani sidang tuntutan yakni Raja Mangaliat Hutapea alias Pak Jek, Anto Sofyan alias Adi dan Riki Rezeki alias Crup. Tuntutan terhadap mereka disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Randy Tambunan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (6/2).

JPU menyatakan ketiga terdawa telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 114 ayat (2) pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menjadi perantara dalam perdagangan narkotika golongan I bukan tanaman dengan berat lebih dari 5 gram,” kata Randy di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Saryana.

Setelah mendengarkan tuntutan JPU, majelis hakim menunda sidang. Mereka menjadwalkan sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pledoi atau pembelaan terdakwa.

Ketiga terdakwa ditangkap petugas Polda Sumut yang melakukan penyamaran di wilayah Sunggal, Medan, Senin (21/8). Dalam penangkapan itu, petugas menyita barang bukti berupa 2 bungkus teh Cina warna kuning berisi narkotika jenis sabu dengan berat 2 Kg. Selain itu, petugas juga mengamankan 6 unit ponsel, serta 1 unit mobil Pajero Sport hitam.

Petugas yang menyamar memesan 2 Kg kepada Tarmizi M Yusuf alias Faisal (ditembak mati petugas). Setelah melewati sejumlah proses, Tarmizi membawa petugas ke lokasi penyimpanan sabu, yaitu rumah Raja Mangaliat Hutapea alias Pak Jek.

Setelah mendapati 2 kg sabu-sabu, petugas meringkus Tarmizi bersama tiga kurirnya, yaitu Pak Jek, Anto Sofyan alias Adi serta Riki Rezeki alias Crup. Mereka ditengarai sebagai bagian dari jaringan pengedar sabu Malaysia-Aceh Medan-Palembang.

Baca Juga:   Tewaskan Belasan Orang, Tanjakan Cikidang Sukabumi Jadi Tontonan

“Saat dilakukan pengembangan, Tarmizi alias Faisal mencoba merebut pistol petugas dan mencoba melarikan diri sehingga harus ditembak mati,” jelas Randy.

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo