Juara Bertahan, Roberto Bautista Agut Urung Tampil Di Auckland

Rekanbola – Petenis berkebangsaan Spanyol, Roberto Bautista Agut memutuskan untuk mundur dari ASB Classic di Auckland setelah ia mengawali musim 2019 dengan meyakinkan di Doha.

Pada pekan pertama musim 2019, petenis berusia 30 tahun, Bautista Agut sukses mengandaskan petenis berkebangsaan Ceko, Tomas Berdych di laga final Qatar Open, Doha.

Petenis peringkat 33 dunia, Steve Johnson akan menggantikan Bautista Agut dan Johnson akan tampil untuk kali keenam secara beruntun di ASB Classic, Auckland. Pencapaian terbaik petenis AS, Johnson di Auckland terjadi pada musim 2017 ketika ia lolos ke babak empat besar sebelum kalah dari rekan senegaranya, Jack Sock yang menjuarai ASB Classic musim 2017 (mengalahkan Joao Sousa).

“Roberto Bautista Agut telah mengundurkan diri dari turnamen ini setelah kemenangannya di Doha. Petenis berkebangsaan Spanyol tersebut mengalahkan Tomas Berdych di final Qatar Open dengan 6-4, 3-6, 6-3 pada sesi malam. Dengan kemenangan tersebut, itu berarti Bautista Agut tidak bisa tiba di Auckland sampai hari Senin (07/01) sore,” ungkap pihak penyelenggara ASB Classic melalui akun Twitter resmi mereka.

“Petenis AS, Steve Johnson akan menggantikan tempat yqng ditinggalkan Bautista Agut.”

Mundurnya Bautista Agut menjadi kehilangan besar bagi ASB Classic. Ia telah menjadi petenis familiar di ASB Classic dalam beberapa musim terakhir. Ia bahkan memenangkan gelarnya pada edisi musim 2016 (mengalahkan Jack Sock) dan 2018 (mengalahkan Juan Martin del Potro).

Pada musim 2017, ia tidak mampu mempertahankan gelarnya karena ia juga terpaksa mengundurkan diri setelah pada pekan sebelumnya ia menjuarai turnamen di Pune.

Baca Juga:   Pliskova Hanya Bisa Ratapi Kegagalan Atasi Halep