Juara Liga Champions Terlihat Realistis di Mata Paulo Dybala

Rekanbola – Sudah dua kali Juventus mencapai final Liga Champions, dua kali juga mereka keluar sebagai runner-up. Tetapi untuk tahun ini, Paulo Dybala selaku salah satu penyerang Bianconeri melihatnya sebagai sebuah target yang realistis.

Di kompetisi domestik, Juventus tampak digdaya dan tak pernah absen dalam meraih Scudetto dalam tujuh tahun terakhir. Bahkan semenjak dipegang oleh Massimiliano Allegri, kejayaannya merambah hingga kompetisi Coppa Italia.

Namun prestasi yang berbeda terlihat di ajang Liga Champions. Bianconeri sejatinya tidak bermain buruk, terbukti dari pengakuan publik bahwa mereka merupakan salah satu kandidat terkuat untuk juara, tetapi keberuntungan kerap kali tidak menaunginya dalam beberapa kesempatan.

 

Punya Peluang Juara

Tahun ini, klub raksasa Italia tersebut menunjukkan tekadnya untuk meraih trofi yang telah lama tak mampir di Turin. Mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas kemarin seolah menjadi bukti kuat niatan mereka.

Dybala sendiri mengakui bahwa target juara Liga Champions semakin terasa realistis pada musim ini. Selain fakta bahwa Juventus pernah merasakan final sebanyak dua kali, ia juga semakin yakin karena adanya Ronaldo yang terbilang akrab dengan trofi tersebut.

“Kami punya peluang untuk memenangkan Liga Champions tahun ini. Ronaldo memberi kami opsi lain dan juga merupakan pemain yang sangat bagus, dan tahun ini kami bermain sangat baik,” ujar Dybala kepada Daily Mirror.

“Tahun lalu kami bermain melawan Madrid… dan kami nyaris menang! Dalam empat tahuh, kami telah memainkan dua final. Saya percaya di tahun-tahun sebelumnya, kami telah membuktikan bisa menjuarainya, hanya kurang beruntung saja,” lanjutnya.

 

Baca Juga:   Unik! FC Rostov Punya Jersey Ala Karpet

Tetap Incar Gelar Domestik

Memenangkan trofi Liga Champions terlihat seperti proyek ambisius dari Juventus. Namun Dybala tidak menganggap seperti demikian, sebab menurutnya Bianconeri juga masih mengincar gelar Scudetto kedelapan berturut-turut.

“Di Juventus, targetnya selalu sama – yakni memenangkan gelar,” tambah pria berumur 24 tahun itu.

“Benar bahwa pada tahun ini, dari luar, Liga Champions terlihat seperti sebuah obsesi. Tetapi fokusnya adalah, seperti biasanya, juga memenangkan gelar domestik,” tandasnya.

Perjalanan Juventus di fase grup Liga Champions terbilang mulus, walau sempat menelan kekalahan atas Manchester United di pekan keempat. Saat ini, mereka sedang berada di puncak klasemen Grup H dengan koleksi sembilan poin.