KABAR PASAR 11 JUNI: Karpet Merah Maskapai Asing, 4,3 Juta Pemudik Kembali ke Jakarta

REKANBOLA – Berita mengenai keseriusan pemerintah mengundan maskapai asing ke pasar domestik serta jumlah pemudik yang kembali ke Jakarta menjadi sorotan media massa hari ini, Selasa (11/6/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

Karpet Merah Maskapai Asing. Pemerintah serius mengundang maskapai asing menggarap pasar domestik, walaupun kebijakan ini diragukan dapat mengembalikan tiket pesawat ke harga yang wajar. (Bisnis Indonesia)

4,3 Juta Pemudik Kembali ke Jakarta. Dinas Kependudukan dan Pecatatan Sipil DKI Jakarta mencatat sebanyak 4,3 juta dari 7,8 juta pemudik yang kembali ke Jakarta per Senin (10/6) pagi. (Bisnis Indonesia)

Saham Big Caps Jadi Penggerak. Saham-saham dengan kapitalisasi besar dan defensif berpotensi untuk dikoleksi investor asing terlebih dahulu bersamaan dengan reli kencang indeks harga saham gabungan (IHSG). (Bisnis Indonesia)

Tekanan Inflasi Tinggi Masih Belum Reda. Upaya pemerintah menekan harga bahan pangan menjelang lebaran belum membuahkan hasil maksimal. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi sepanjang Mei 2019 mencapai 0,68%, atau di atas perkiraan. Bahkan, inflasi Mei menjadi angka inflasi tertinggi setelah Juni 2017, yang sebesar 0,69%. (Kontan)

Outflow Menggerus Cadangan Devisa. Derasnya arus modal keluar dari investor asing (capital outflow) akhir Mei 2019 lalu diprediksi menjadi penyebab tergerusnya posisi cadangan devisa Indonesia. (Kontan)

Inflasi 2019 Berpeluang di Bawah 3,5%. Inflasi tahun ini berpotensi di bawah target APBN yang sebesar 3,5%. Laju Inflasi yang rendah dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan sebesar 5,3%, sekaligus menjadi salah satu pertimbangan bagi Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan. (Investor Daily)

Baca Juga:   Bos PLN: Proyek Listrik di Pedalaman Belum Bisa Pakai B20

Industri Gim RI Capai Rp15 T. Total nilai transaksiindustri permainin secara elektronik (gim) di Indonesia mencapai Rp15 triliun pada 2018. Data tersebut merupakan data olahan dari Newszoo, penyedia data analitik industri gim dan olahraga elektronik (electronic sports/e-sports) global.