Kala Rivalitas Lokal Dibawa ke Panggung Eropa

rekanbola – Piala Super Eropa 2018 di Estonia. Ini akan menjadi El Derbi Madrilenoatau Madrid Derby ke-10 di panggung kompetisi Eropa.

Real dan Atletico sebelumnya sudah bertemu sembilan kali di kompetisi UEFA, semuanya di ajang European Cup/Liga Champions. Real unggul head-to-head dengan lima kemenangan (M5 S2 K2), termasuk di final 2014 dan 2016.

Selama ini, Atletico belum pernah sanggup mengeliminasi Real maupun mengalahkan sang rival sekota dalam one-off game atau final.

Bagi Atletico, dua kekalahan paling menyakitkan dari Real di Eropa tentu saja yang mereka alami di final Liga Champions 2014 dan 2016. Di final 2014, Atletico memimpin hingga penghujung laga namun kebobolan saat injury time dan kalah di extra time. Di final 2016, Antoine Griezmann gagal penalti di babak kedua dan Atletico kalah adu penalti 3-5.

 

 

“Kami sudah melakukan yang terbaik, berjuang sekuat tenaga, mencapai dua final namun keduanya berakhir dengan kekalahan,” kata pelatih Diego Simone setelah final 2016.

“Pertama kami kalah 1-4, meski memimpin untuk waktu yang lama, dan di final lainnya kami kalah adu penalti.”

“Bagi saya di Atletico, dua final dalam tiga tahun adalah pencapaian yang hebat. Namun saya kecewa kami gagal juara.”

Semifinal European Cup 1958/59

Real Madrid 2-1 Atletico Madrid

Atletico Madrid 1-0 Real Madrid (aregat 2-2, Real Madrid menang laga replay 2-1).

Final Liga Champions 2013/14

Real Madrid 4-1 Atletico Madrid (extra time).

Semifinal Liga Champions 2014/15

Atletico Madrid 0-0 Real Madrid

Real Madrid 1-0 Atletico Madrid (agregat 1-0).

Final Liga Champions 2015/16

Baca Juga:   Setelah Berdiskusi, Lewandowski Putuskan Bertahan di Bayern

Real Madrid 1-1 Atletico Madrid (extra time, Real Madrid menang adu penalti 5-3).

Semifinal Liga Champions 2016/17

Real Madrid 3-0 Atletico Madrid

Atletico Madrid 2-1 Real Madrid (agregat 2-4).

Selain El Derbi Madrilenoderby lokal apa saja yang sudah pernah tersaji di panggung kompetisi Eropa? Simak kelanjutannya di bawah.

Derby della Madonnina

Derby della Madonnina

© AFP

Semifinal Liga Champions 2002/03

AC Milan 0-0 Inter Milan

Inter Milan 1-1 AC Milan (agregat 1-1, AC Milan menang gol tandang).

Perempat final Liga Champions 2004/05

AC Milan 2-0 Inter Milan

Inter Milan 0-3 AC Milan (agregat 0-5).

Paolo Maldini tampil 56 kali dalam Derby della Madonnina melawan Inter Milan sepanjang kariernya. Dari semua itu, semifinal Liga Champions 2002/03 adalah salah satu yang paling menegangkan. “Tekanan, emosi, semua bercampur jadi satu,” kenang mantan kapten AC Milan itu, seperti dikutip UEFA.com.

Waktu itu, Milan dan Inter bermain 0-0 di San Siro pada leg pertama. Pada leg kedua di stadion yang sama, dengan Inter ganti bertindak sebagai tuan rumah, Rossoneri meraih hasil imbang 1-1 dan memastikan kelolosan lewat gol tandang Andriy Shevchenko.

Dua klub kota Milan ini bertemu lagi di perempat final Liga Champions 2004/05. Milan menang 2-0 lewat gol-gol Jaap Stam dan Shevchenko pada leg pertama. Pada leg kedua, lagi-lagi sebagai tim away, Milan memimpin 1-0 melalui gol Shevchenko. Laga dihentikan pada menit 72 setelah para tifosi Inter menghujani lapangan dengan flare dan salah satunya mengenai kiper DIda. UEFA memberi Milan kemenangan 3-0 (agregat 5-0) dan Inter dihukum memainkan empat laga Eropa tanpa penonton.

  

North West Derby

North West Derby

© AFP

Babak 16 Besar Liga Europa 2015/16

Baca Juga:   Harry Kane Minta Inggris Lupakan Masa Lalu

Liverpool 2-0 Manchester United

Manchester United 1-1 Liverpool (agregat 1-3).

North West England (Inggris Barat Laut) merupakan salah satu region di Inggris yang terdiri dari lima county, yakni Cheshire, Cumbria, Greater Manchester, Lancashire dan Merseyside.

Liverpool bermarkas di Merseyside, sedangkan Manchester United berada di Greater Manchester. Rivalitas dua klub ini diakui sebagai salah satu rivalitas paling sengit di dunia sepakbola.

Rivalitas mereka pernah tersaji di panggung Eropa, yakni di babak 16 besar Liga Europa 2015/16. Pada leg pertama di Anfield, Liverpool besutan Jurgen Klopp menang 2-0 atas Manchester United racikan Louis van Gaal lewat penalti Daniel Sturridge dan gol Roberto Firmino. Pada leg kedua di Old Trafford, United sempat memimpin melalui penalti Anthony Martial namun gol solo berkelas Philippe Coutinho memastikan The Redsmelenggang dengan agregat 3-1.

 

London Derby

London Derby

© AFP

Perempat final Liga Champions 2003/04

Chelsea 1-1 Arsenal

Arsenal 1-2 Chelsea (agregat 2-3).

Hingga dua dekade lalu, rivalitas Chelsea vs Arsenal belum terlalu bergengsi seperti sekarang. Hingga saat itu, The Blues belum mengancam posisi Arsenal sebagai klub tersukses di ibu kota.

Ketika bertemu Arsenal di perempat final Liga Champions 2003/04, Chelsea bahkan cuma bisa meraih imbang 1-1 pada leg pertama di Stamford Bridge. Tanpa kemenangan dalam 17 laga terakhir melawan The Gunners, Chelsea jelas berada di situasi sulit jelang leg kedua di Highbury.

Ketika Jose Antonio Reyes membawa Arsenal memimpin di penghujung babak pertama, Chelsea sepertinya bakal tersingkir. Namun Frank Lampard muncul sebagai penyelamat. Lampard menyamakan kedudukan di awal babak kedua dan memberi harapan untuk timnya. Wayne Bridge kemudian mencetak gol penentu kemenangan lewat sebuah kerja sama apik dengan Eidur Gudjohnsen.

 

Derby-Derby Lain

Derby-Derby Lain

© AFP

BUCHAREST DERBY

Baca Juga:   Coutinho Sudah Mainkan Pertandingan Terakhirnya untuk Liverpool?

Perempat final UEFA Cup 2005/06

Rapid Bucuresti 1-1 Steaua Bucuresti

Steaua Bucuresti 0-0 Rapid Bucuresti (agregat 1-1, Steaua menang gol tandang).

NORDDERBY

Semifinal UEFA Cup 2008/09

Werder Bremen 0-1 Hamburg

Hamburg 2-3 Werder Bremen (agregat 3-3, Bremen menang gol tandang).

DERBI SEVILLANO

Babak 16 besar Liga Europa 2013/14

Sevilla 0-2 Real Betis

Real Betis 0-2 Sevilla (extra time, agregat 2-2, Sevilla menang adu penalti 4-3). (bola/gia)