Kalah Di Final Madrid Open, Simona Halep Merasa Bermain Dengan Kurang Meyakinkan

REKANBOLA – Simona Halep akan melakukan hal yang terbaik untuk menghilangkan kekecewaannya setelah menelan kekalahan pahit di partai puncak Madrid Open.

Juara dua kali di Madrid, Halep bermain mati-matian, tetapi akhirnya harus kalah dari petenis berkebangsaan Belanda, Kiki Bertens dengan 6-4, 6-4 di final.

“Saya pikir ia bermain dengan lebih baik. Ia layak untuk memenangkan pertandingan kali ini,” ungkap Halep.

“Tentang permainan saya, saya pikir saya bermain dengan cara yang salah dan saya kesal akan hal itu. Tetapi saya tidak akan membuatnya dramatis. Saya hanya memikirkan pertandingan selanjutnya, ketika saya akan bertanding melawannya, untuk mengubah beberapa hal.”

“Saya bermain seperti orang yang bodoh, memainkan semua yang ia sukai. Tetapi hal itu terkadang terjadi dan saya masih bisa mengambil hal posiitif dari pekan ini.”

Halep tiba di Madrid ketika tengah mengatasi demam yang membuatnya mendapatkan pengobatan antibiotik di sepanjang pekan, tetapi ia masih menemukan level permainan tinggi di atas lapangan yang disukainya demi melenggang ke final di Madrid untuk kali keempat sebelum langkahnya dihentikan Bertens.

Halep tidak menjelaskan mengapa rencana permainannya tidak tepat melawan bertens, tetapi setelah kehilangan enam game secara beruntun setelah unggul 4-2 di set pertama, Halep mulai meningkatkan serangannya dan lebih akurat dalam memposisikan bola. Tetapi, Bertens tampak memiliki semua jawaban di momen-momen krusial dan menggunakan servis pertamanya yang bertenaga untuk menetralisir pengembalian Halep yang cukup menekan di game-game terakhir.

“Ketika saya mulai menemukan jalan keluar, semuanya telah terlambat dan saya tidak bisa mengembalikan servisnya. Ia servis dengan benar-benar baik,” tambah Halep.

Baca Juga:   Begini Cara Ivan Lendl Tunjukkan Kesalahan Alexander Zverev

“Dan beberapa bola, saya bahkan tidak bisa menjelaskannya sekarang, bagaimana bolanya menyentuh saya dan garisnya. Seperti yang anda lihat, saya cukup kesal dengan hal itu.”

“Tetapi saya hanya harus menerimanya dan terus melangkah maju, karena pekan ini saya memperlihatkan pada diri saya sendiri bahwa permainan saya masih ada dan saya mampu melakukan hal-hal apik.”

Halep dan Bertens adalah salah satu petenis terbaik di atas clay-court, tetapi permainan mereka berbeda. Halep menyatakan bahwa ia berjuang kerasa mengatasi bola-bola tinggi dan bertenaga Bertens serta kemampuannya membuka lapangan.

Namun, dengan level yang telah Halep perlihatkan di sepanjang musim clay-court, termasuk mengklaim dua kemenangan di Fed Cup dan bermain dengan cukup dominan yang mengantarkannya ke final keduanya musim ini, ia menemukan dirinya berada di posisi yang baik dan siap untuk mempertahankan gelar French Open dalam beberapa pekan ke depan.

“Saya tidak tahu bagaimana pekan depan akan berlangsung, tetapi saat ini, saya senang dengan permainan saya dan saya senang bisa melalui pekan ini. Ini pekan yang berat. Saya percaya diri, jadi kita lihat saja,” imbuh Halep.