Kalau ke Bali, Jangan Lewatkan 7 Warung Legendaris Ini

Rekanbola – Ke Bali, jangan lupa mampir ke warung legendaris ini. Bahkan salah satu warungnya ada yang sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka lho! Penasaran?

Berkunjung ke Pulau Dewata rasanya tak lengkap jika tidak mencicip kuliner lokalnya. Kalau ingin merasakan masakan khas Bali yang sebenarnya, Anda bisa mampir ke sini. Ada sup kepala ikan a la Bali, ayam betutu hingga nasi Bali yang diracik autentik.

Berikut ini 7 warung legendaris di Bali yang patut Anda kunjungi.


1. Warung Mak Beng

Wah, sajian ikan segar di warung Mak Beng ini terlihat enak.Konon sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1941, warung makan ini sudah sajikan ikan segar ini. Sudah puluhan tahun jadi idola masyarakat Bali, warung ini memang memiliki menu andalan dengan semua yang berbahan ikan.

Ada ikan kerapu, ikan tuna hingga beberapa jenis ikan segar lainnya. Didirikan oleh Ni Ketut Tjuki alias Mak Beng, lokasinya ada di Jalan Hang Tuah yang menuju Pantai Sanur. Akan tetapi sejak tahun 2004, warung ini diteruskan oleh salah satu cucu Tjuki yaitu Agus Mahendra.

Salah satu yang populer di warung ini adalah sup kepala ikan serta ikan goreng dengan paduan sambal.

2. Warung Men Weti

Nasi campur khas Bali.

Warung yang bertempat di Jalan Segara Ayu, Sanur, Bali ini sudah buka sejak tahun 1970. Terbilang legendaris, nasi campur ini selalu antre diburu masyarakat lokal hingga turis. Dengan ukuran warung 3×3 meter, beragam lauk disajikan di sini. Anda bisa memesannya dengan dibungkus atau dimakan langsung di depan warung.

Namun pada bulan April tahun lalu, Men Weti meninggal dunia. Tapi usaha warungnya ini hingga kini masih diteruskan oleh anaknya yaitu I Nyoman Sukadana alias Men Rame.

Baca Juga:   Indahnya Desa Wisata Kubu Gadang di Kota Serambi Mekah

Seporsi nasi Bali disajikan dengan beragam pelengkap mulai dari telur rebus, suwiran ayam, jukut urap, kacang goreng, sambal hingga kulit ayam goreng. Nyam!



3. Ayam Betutu Men Tempeh

Kalau ke Bali, Jangan Lewatkan 7 Warung Legendaris Ini

Men Tempeh membuka rumah makan Ayam Betutu sudah sejak tahun 1990-an. Di sini menu andalannya adalah ayam betutu kuah dan betutu goreng. Dengan menggunakan ayam kampung, betutu Men Tempeh semakin banyak disukai.

Rumah makan ini berlokasi di Gilimanuk, Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Perpaduan rempah khas Bali yang dipadu dengan ayam kampung dan dimasak hingga empuk membuat sajian betutu ini makin enak disantap dengan nasi hangat!

4. Sate Plecing Arjuna

Kalau ke Bali, Jangan Lewatkan 7 Warung Legendaris Ini

Warung sate yang ada di Jalan Arjuna No. 47, Daun Puri Kaja, Denpasar Utara ini termasuk yang wajib Anda kunjungi. Sate plecing khas Bali ini diracik dengan sambal berempah khas Bali yang terbuat dari campuran bawang putih, kemiri dan terasi kemudian disiram dengan perasan jeruk limau dan minyak panas.

Ada beberapa jenis sate plecing yaitu plecing babi, ayam dan sapi. Warung ini dibuka pertama kali pada tahun 1990-an oleh pasangan suami istri bernama Tjo Hok Tjiang dan Tjwie Giok. Hingga kini keduanya masih mengawasi kulitas rasa warungnya sehingga masih sama rasanya dengan yang dulu.

5. Murni’s Warung

Kalau ke Bali, Jangan Lewatkan 7 Warung Legendaris Ini

Warung milik Ni Wayan Murni ini sudah buka sejak tahun 1974. Tempatnya di pinggiran bukit berseberangan dengan museum dan kediaman pelukis Antonio Blanco.

Salah satu menu makanan yang bisa Anda coba di warung legendaris ini adalah bebek betutu. Yang dipadu bersama nasi kuning, urap sayuran atau srombotan dengan lalapan berupa irisan tomat dan mentimun.

Selain itu, ada juga nasi Bali yang rasanya tak berubah sejak 40 tahun silam. Kalau ingin mencicip masakan legendaris di warung ini jangan lupa datang ke Murni’ s Warung yang ada di Jalan Raya Campuan, Ubud, Kecamatan Gianyar, Bali.

Baca Juga:   Usai Tampil Menggebrak Di Toronto, Stefanos Tsitsipas Semakin Termotivasi

6. Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku

Kalau ke Bali, Jangan Lewatkan 7 Warung Legendaris Ini

Tempat makan yang satu ini punya nasi campur Bali yang sangat diburu wisatawan. Warungnya berawal di Desa Kedewatan Ubud dan sudah didirikan sejak tahun 1970-an. Kini Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku bisa ditemui di beberapa tempat seperti Gianyar hingga Jalan Tukad Badung No. 11 Renon, Denpasar.

Kini usahanya dilanjutkan oleh generasi kedua dari bisnis yang awalnya didirikan oleh Sang Ayu Mangku. Di sini nasi ayamnya dipadu dengan ayam suwir, ayam betutu dan sayur urap. Warna ayam suwirnya juga berwarna merah karena dibuat dengan cabai merah keriting, ketumbar, merica, bawang merah dan bawang putih.

Seporsi Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku terdiri dari ayam suwir, sambal, ayam goreng kering, kacang goreng, urap sayur, telur pindang dan sate lilit serta pelengkap kulit ayam goreng.

7. Made’s Warung

Kalau ke Bali, Jangan Lewatkan 7 Warung Legendaris Ini
Nasi campur komplet khas Bali. Foto: iStock

Tak lengkap rasanya datang ke Bali tanpa mencicip makanan di warung ini. Made’s Warung sudah ada sejak tahun 1969, selain turis lokal, turis mancanegara juga suka menikmati makanan di warung yang sudah berkonsep modern ini.

Makanan khas Bali yang disediakan di sini ada nasi campur, tipat cantok atau gado-gado ala Bali, rujak hingga nasi goreng. Kalau memesan nasi campur, nasinya dipadu dengan aneka sayur khas Bali, tempe goreng dan tahu plus sate lilit ikan.

( Sumber : Detik.com )

 

Baca Juga :