Kalau Sudah Tahu, Kasih Tahu yang Belum Tahu
Rekanbola –  Ini merupakan kisah dari seorang tokoh bernama Syekh Nashiruddin Juha yang memiliki karakter periang, kritis, cerdik, dan senang melakukan tingkah laku aneh serta jenaka. Suatu hari ia duduk di sebuah tempat biasa memberikan pengajaran kepada warga Aqsyahur.

“Wahai orang-orang yang beriman, apakah kalian tahu apa kira-kira yang akan saya katakana kepada kalian?” ucap Juha, sebagaimana dikutip dari buku ‘Tingkah Laku Juha’ karya Dr Darwisy Juwaidy.

“Wahai Syekh Nashiruddin Juha, kami tidak mengetahuinya,” jawab warga serentak.

“Jika kalian tidak mengetahuinya, maka apa manfaatnya aku berbicara?” tutur Juha yang kemudian turun dari tempat duduknya.

Keesokan harinya Juha bertanya lagi kepada warga dengan pertanyaan sama. Kali ini mereka kompak menjawab, “Ya, kami mengetahuinya.”

“Jika kalian mengetahui apa yang akan aku katakana, apa manfaatnya aku berbicara di hadapan kalian?”

Warga Aqsyahur pun menjadi kebingungan. Sampai-sampai mereka bersepakat untuk menjawabnya berbeda-beda. Ada yang menjawab ‘sudah tahu’, ada yang menjawab ‘tidak tahu’.

Saat datang ketiga kalinya, Syekh Nashiruddin Juha melontarkan pertanyaan sama. Serentak warga menjawabnya ‘ya’ dan ‘tidak’.

Lalu Juha pun berkata lagi, “Baiklah kalau begitu, yang tahu memberitahukan kepada yang tidak tahu.”

Mereka yang mendengar jawaban balik Juha tersebut menjadi tambah kebingunan dan tidak tahu mesti menjawab apa lagi.

(Kredit : www.okezone.com)

Baca Juga:   9 Potret seandainya Naruto tinggal di Indonesia ini bikin nyengir kuda