Kampanye di Jateng, capres-cawapres bakal dikawal polisi ahli bela diri

Rekanbola – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah telah menyiapkan tiga tim khusus yang ditugaskan mengawal calon presiden dan calon wakil presiden saat berkampanye di wilayahnya. Ini sebagai langkah pengamanan untuk capres dan cawapres.

“Kita sudah siapkan tim pengawalan khusus bilamana capres cawapres datang ke Jateng. Untuk hari ini tim sudah berada di Solo pengawalan Capres Prabowo Sandiaga Uno.Tiga tim terdiri dari pengawalan lalu-lintas, pengawalan pribadi, dan escape jika diperlukan,” kata Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono usai menghadiri acara deklarasi damai Pilpres Pileg di Lapangan Pancasila, Semarang, Minggu (23/9).

Condro menjamin anak buahnya bakal memberikan pengamanan dengan baik. Sebab, anggota tim yang ditugaskan mengawal capres dan cawapres sudah dilengkapi kompetensi yang dibutuhkan.

“Mereka sudah dilatih saat pra operasi pengamanan di Akpol. Jadi sudah teruji kompetensinya mulai dari bela diri, mulai dari anggota bisa laksanakan taktik dan teknik mengamankan obyek ,” jelas Condro.

Memasuki musim kampanye, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan kartun-kartun lucu dan jenaka bisa ikut peran serta mendinginkan panasnya kontestasi politik Pilpres, dan Pileg 2019. Gambar kartun bisa memiliki banyak konten sebagai media komunikasi sosial dan politik.

“Kita ingin semua kontestasi kampanye parpol sampaikan pesan lewat kartun. Dengan gambar tersebut nantinya langsung mengena dan memberikan inspirasi bagi pengambil kebijakan atau pejabat publik. Jadi cukup dituangkan dalam sindiran gambar dan masyarakat bisa menginterpretasikan sendiri,” kata Ganjar Pranowo saat menghadiri deklarasi damai pada pemilu Presiden dan Pileg di Lapangan Pancasila, Semarang (23/9).

Ganjar menyebut gambar yang diciptakan kartunis memiliki banyak konten dan makna. Misalnya, dalam bidang politik pemerintahan, bisa berisikan kritik maupun saran untuk pemerintah sehingga langsung mengena dengan nuansa jenaka.

Baca Juga:   Lewat Warung Kopi, Bravo-5 Siap Himpun 10 Juta Suara untuk Jokowi

“Yang dibutuhkan kampanye yang sejuk dengan menyampaikan pikiran dan membangun ide. Tanpa teriak keras kecerdasan akan diuji menjadikan politik dikritik melambung bisa menjaga perasaan,” ungkapnya.