Kawanan ‘Burung Naga’ Picu Kebakaran Lahan di Australia?

Rekanbola.com-Suhu di Australia cukup ekstrem akhir-akhir ini. Panasnya udara memicu kebakaran lahan di Negeri Kanguru itu.

Selain mengatasi masalah kebakaran lahan, pihak berwenang juga harus berhadapan dengan segerombolan “burung naga”. Mengapa disebut demikian?

BACA JUGA :

Sebuah studi baru, yang menggabungkan pengetahuan ekologis kuno Australia, menemukan perilaku aneh dari segerombolan burung pemangsa.

Mereka menyebutnya sebagai firehawk raptor. Burung-burung ini diduga menjadi penyebab utama meluasnya kebakaran lahan di sejumlah pedalaman Australia.

Peneliti menyebut, mereka sengaja menyebarkan api dengan menggenggam tongkat yang terbakar di cakar dan paruhnya.

Setidaknya, ada tiga spesies yang diketahui menjadi ‘pasukan’ firehawk raptor: Black Kite atau elang paria (Milvus migrans), Whistling Kite atau elang siul (Haliastur sphenurus), dan Brown Falcon atau alap-alap cokelat (Falco berigora).

“Suku Aborigin dan orang-orang yang menghadapi kebakaran lahan telah mempertimbangkan risiko yang ditimbulkan oleh raptor tersebut. Skeptisisme tentang burung yang menjadi penyebab meluasnya kebakaran, menghambat perencanaan pemulihan lahan,” kata tim peneliti, dilansir Science Alert, Kamis (11/1/2018).

Akan tetapi, para periset menekankan bahwa fenomena destruktif ini sebenarnya pernah terjadi pada ribuan tahun silam.

“Kami tidak menemukan apapun. Sebagian besar data yang kami kerjakan adalah kolaborasi dengan suku Aborigin… Mereka telah mengetahui hal ini selama, mungkin, 40.000 tahun atau lebih,” ugkap ahli geografi Mark Bonta dari Penn State Altoona.

Kebakaran untuk Bunuh Mangsa?

BERITA MENARIK LAINNYA :

Baca Juga:   Listrik Padam Malam Ramadan, Masyarakat Rohul Rusak Kantor PLN