Kemendikbud Siapkan Kurikulum 4C untuk Jawab Perubahan Zaman

Rekanbola.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengingatkan, zaman berubah dengan cepat. Atas imbauan itu, semua pihak bersiap menghadapi perubahan tersebut.

“Bapak Presiden selalu menyampaikan bahwa dunia ini selalu berubah dan berubahnya semakin cepat, hanya satu saja yang tidak berubah yaitu perubahan itu sendiri. Karena itu kita juga harus menyiapkan semuanya untuk mengantisipasi berbagai macam perubahan itu,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

Muhadjir mengatakan itu dalam acara Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018 yang berlangsung di Pusdiklat Kemendikbud, di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018).

Oleh karena itu ia mengatakan bahwa kurikulum dan guru juga harus siap berubah.

“Saya kira sudah banyak telaah kita menuju ke sana. Termasuk sejak saat sekarang Kemendikbud sedang merumuskan dan mengimplementasikan, memberikan bekal kepada siswa melalui kurikulum yang kita kembangkan selama ini yaitu meningkatkan kapasitas kemampuan siswa,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menerangkan Kemendikbud saat ini sedang memersiapkan dan mengimplentasikan kurikulum yang bisa menjawab perubahan tersebut. Ia menyebutkan ada empat aspek yang disebut 4C untuk mencapai perubahan tersebut, yakni critical thinking, communication skill, collaboration, serta creativity and innovation.

Kemendikbud Siapkan Kurikulum 4C untuk Jawab Perubahan ZamanPresiden Jokowi saat berpidato pada acara RNPK 2018

Sementara itu, Jokowi yang hadir di hari kedua memberikan sambutan kepada lebih dari 1.000 peserta yang hadir sekaligus membuka acara tersebut secara simbolik dengan pemukulan gong. Hadir pula pada acara tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani.

Jokowi mengingatkan bahwa kemajuan sebuah negara tidak bisa diukur melalui sumber daya alamnya, melainkan dari sumber daya manusianya.

“Saya ingin menegaskan di sini bahwa kekayaan sumber daya alam tidak bisa menaikkan kesejahteraan dan kesuksesan sebuah bangsa,” ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan, sumber daya alam yang melimpah justru sering kali memanjakan dan membuat malas, melemahkan daya juang dan membuat lengah. Akibatnya tak bisa mendorong untuk berinovasi dan berkreativitas.

Kemendikbud Siapkan Kurikulum 4C untuk Jawab Perubahan Zaman

Oleh karena itu sumber daya manusia yang dibarengi dengan kekuatan stabilitas sosial dan politik, manajemen pemerintahan dan kepemimpinan serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan bekal untuk memenangkan kompetisi dalam menyejahterakan bangsa.

“Pada intinya yang memajukan sebuah negara adalah SDM, sumber daya manusianya. Ini berada pada tanggung jawab Bapak Ibu saudara yang hadir,” kata Jokowi.

Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 memiliki beberapa tema pembahasan seperti peningkatan pemerataan pelayanan pendidikan, peningkatan mutu relevansi daya saing, dan penguatan tata kelola pendidikan dan kebudayaan.

Agenda pembahasan difokuskan pada program-program strategis nasional seperti program Indonesia pintar, penguatan pendidikan karakter, revitalisasi vokasional, peningkatan kualitas dan ketersediaan guru, pembiayaan pendidikan serta penguatan pendidikan dan kebudayaan di wilayah pinggiran yang belum terjangkau secara maksimal.

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo

Baca Juga:   10 Cuitan kocak 'hidup ala Bu Dendy' ini bikin mules nahan tawa