Kena OTT, Ketua PN Medan Dibawa KPK ke Jakarta

Rekanbola – Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan Marsudin Nainggolan dibawa petugas KPK ke Jakarta. Selain Marsudin, pengusaha Tamin Sukardi lebih dulu dibawa keluar dari kantor Kejati Sumatera Utara (Sumut).

Pantauan rekanbola, Ketua PN Medan Marsudin dibawa keluar dari kantor Kejati Sumut, Jl AH Nasution Medan sekitar pukul 17.51 WIB, Selasa (28/8/2018). Sedangkan pengusaha Tamin Sukardi keluar sekitar pukul 17.30 WIB.

Keduanya dibawa dengan kendaraan terpisah. Ada 4 orang petugas KPK yang melakukan pengawalan.

KPK memang memeriksa 9 orang di salah satu ruangan Kejati Sumut. Mereka terdiri dari 4 orang hakim, 2 panitera, 2 orang pihak swasta dan pengusaha Tamin Sukardi.

Empat orang hakim yang diamankan yakni Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan, Wakil Ketua PN Medan Wahyu Prasetyo Wibowo, Sontan Merauke, dan hakim adhoc Merry Purba.

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan barang bukti uang dolar Singapura hasil operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/4). Operasi tangkap tangan yang dilakukan di sebuah hotel di Bali itu KPK berhasil mengamankan barang bukti berupa uang senilai 40 ribu dolar Singapura. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A./Asf/Spt/15.

Hakim Wahyu merupakan pengadil yang memvonis Meliana (sebelumnya ditulis Meiliana) dalam kasus protes volume azan. Dalam OTT, KPK menyita uang dolar Singapura sebagai barang bukti.

Baca Juga:   Sidang perdana kasus suap, mantan Wali Kota Batu minta doa