Kenapa Ucapan Terima Kasih, Maaf, dan Tolong Terasa Berat Dilakukan?

 

Rekanbola.com – Sepanjang perjalanan hidup, kamu akan bertemu dengan orang-orang terdekat yang seakan bisa mengerti dan memahami kamu seutuhnya. Awal berkenalan dengan mereka, kalian akan sama-sama saling ada untuk mengisi ruang hidup satu sama lain.

BACA JUGA :

Alya Dior Foto Telanjang Buka Baju Jadi Penjual Jamu Seksi

Kalian akan menyempatkan diri mengucapkan terima kasih ketika dibantu, maaf ketika bersalah, tolong ketika butuh dan selamat ketika mencapai sesuatu. Seiring kalian makin tambah dekat dan erat, kata- kata tersebut makin jarang diucapkan. Kenapa? Ini 7 alasannya!

1. Karena kamu merasa bahwa kamu akan dimaklumi oleh dia/mereka

4. Karena kamu merasa tidak perlu berusaha menjaga image lagi terhadap orang terdekatmu

Kenapa Ucapan Terima Kasih, Maaf, dan Tolong Terasa Berat Dilakukan?

Penentu bahwa kepribadianmu bisa diterima atau tidak oleh seseorang itu bukan hanya saat perkenalan dan perjumpaan pertama. Penilaian sikapmu itu berlangsung seterusnya selama kamu masih menjalin hubungan silaturahmi dengan orang tersebut. Jika sikapmu berubah drastis dibandingkan dari awal perkenalan, itu akan terasa dan itu menunjukkan bahwa sikap ramahmu di awal tidak tulus. Jadi, jangan heran jika perubahanmu karena berpikir demikian itu akan berujung orang terdekatmu tersebut menjauhimu.

5. Karena kamu merasa bahwa orang terdekatmu pasti sudah mengerti maksudmu

Kenapa Ucapan Terima Kasih, Maaf, dan Tolong Terasa Berat Dilakukan?

Kamu menganggap bahwa tanpa menyertakan kata-kata penting itu, orang-orang terdekatmu sudah mengerti maksudmu lewat sikapmu atau bahasa tubuhmu. Ketahui bahwa sedekat-dekatnya kamu dengan seseorang, manusiawi jika mood mereka tidak stabil. Ketika mood mereka sedang tidak baik, bisa jadi mereka tidak akan memaklumi sikapmu yang seperti biasanya dan hanya kata-kata penting di atas yang bisa menenangkan emosi mereka.

6. Karena kamu merasa sudah memiliki image bahwa kamu pemurah dan ramah

Kenapa Ucapan Terima Kasih, Maaf, dan Tolong Terasa Berat Dilakukan?

Mendapatkan image yang baik dari beberapa saat sejak perkenalan pertama itu lebih mudah daripada mempertahankannya. Jika kamu sudah mendapatkan reputasi sikap yang baik sejak awal, seharusnya kamu mempertahankannya. Reputasi dalam sikap itu bukan seperti investasi yang akan berkembang terus ketika kamu tinggalkan, reputasi itu ibarat ember air bocor yang perlu terus kamu isi dengan air.

7. Karena kamu tidak ingin dianggap berlebihan dalam mengucapkannya, sehingga menurutmu menyebabkan risih

Kenapa Ucapan Terima Kasih, Maaf, dan Tolong Terasa Berat Dilakukan?

Hal yang membuat orang lain kesal bukanlah seringnya meminta maaf, tapi seringnya meminta maaf untuk kesalahan yang sama berulang kali, bedakan lah. Yang terpenting adalah tidak mengulangi kesalahan dan lebih berhati-hati ke depannya agar lebih meminimalisir kemungkinan kesalahan lain. Kalau selanjutnya kamu melakukan kesalahan, kamu tetap perlu meminta maaf. Selain itu berterima kasih lah jika diberi masukan, karena memberi masukan padamu itu lebih baik daripada membicarakanmu di belakang.

Kenapa Ucapan Terima Kasih, Maaf, dan Tolong Terasa Berat Dilakukan?

 

Baca Juga:   Semalam Kurang Tidur? Awas Bisa Bikin Berat Badan Naik

Tidak peduli seberapa dekatnya kalian satu sama lain, ucapan terima kasih, maaf, tolong dan selamat itu merupakan kata-kata terpenting dalam menjaga hubungan. Setiap orang ingin direspek dan dihargai, termasuk orang-orang terdekatmu. Jangan salahkan jika mereka memutuskan untuk lebih percaya kepada orang lain yang memberikan respek dan penghargaan itu, ketika mereka tidak mendapatkannya sama sekali darimu. Jadi, senantiasa jaga sikap baikmu ya, demi kepentinganmu juga kok!

(Sumber : life.idntimes.com)

BACA JUGA :