Kepala Bappenas Ajak Investor Rusia Perluas Investasi di RI

REKANBOLA –   Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjadi pembicara kunci pada Forum Bisnis Indonesia-Rusia yang digelar oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Moskow di World Trade Center (WTC), Moskow, Rusia, Kamis (2/8) lalu.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.

Menurut Bambang sektor Pariwisata dan Infrastruktur menjadi kunci dalam kerja sama antara Indonesia dan Rusia.

“Melalui kerja sama ini, Indonesia dan Rusia diharapkan dapat meningkatkan jumlah ekspor dan impor diantara kedua negara, untuk menghadapi tantangan perekonomian dunia saat ini akibat kenaikan suku bunga The Fed,” ujar Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (5/8/2018).

Bambang menambahkan, saat ini Rusia melakukan 90 persen investasi di Indonesia pada sektor tersier seperti hotel, restauran, perdagangan, dan lain-lain, dimana sebagian besar investasi dilakukan di Bali dan Nusa Tenggara.

Forum ini diharapkan menjadi jembatan informasi mengenai peluang investasi di Indonesia yang saat ini sangat bervariasi mulai dari pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus, Pelabuhan, hingga pengembangan 10 Bali Baru.

Sebelumnya, Menteri Bambang yang didampingi Leonard Tampubolon, Deputi bidang Ekonomi Kementerian PPN, Prasetyo Aribowo, Kepala Dinas Penanaman Modal Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Herry Sudrajat, Kepala Perwakilan Konsulat Jendral RI di Istanbul, Rizky Novihamzah, Head of Indonesia Investment Promotion Center (IIPC) di Abu Dhabi, UAE juga memberikan Keynote Speech dengan tema “Investment Opportunities in Indonesia” dalam acara Forum Promosi Investasi Indonesia – Istanbul, di Istanbul, Turki, Selasa (31/7), yang diadakan oleh Konsulat Jenderal RI di Istanbul.

Baca Juga:   Pusri Tagih Kementan Bayar Dana Subsidi Pupuk Rp3,2 Triliun

Turut hadir dalam acara ini Kepala Konsulat Jenderal RI untuk Istanbul, Turki, H.E. Herry Sudradjat.

Dalam acara ini, Menteri PPN/Kepala Bappenas mengundang para Investor dari Turki untuk berinvestasi di Indonesia, mengingat keberhasilan Turki dalam mengelola Investasi melalui skema PPP (Public-Private Partnership), diantaranya pembangunan bandara terbesar di dunia “Istanbul New Airport” yang memiliki 6 runway dan daya tampung 500 pesawat.

Selain itu, Turki diharapkan menjadi mitra strategis Indonesia yang memiliki misi menjadi pusat ekonomi islam dunia, termasuk didalamnya peran ekonomi islam dalam pembangunan infrastruktur.

Dalam kunjungannya ke Turki Kepala Bappenas Prof. Bambang PS Brodjonegoro menyempatkan diri mengunjungi Jembatan Yavuz Sultan Selim di Selat Bhosporus dan melakukan diskusi dengan Direktur Investasi Infrastruktur IC Holding, Murat Sogancioglu sebagai pemegang konsesi dari jembatan tersebut di sela-sela kunjungan ke Turki dalam menghadiri Forum Promosi Investasi Indonesia – Istanbul.

Jembatan ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemerintah Turki dengan Pihak Swasta dalam upaya membangun infrastruktur melalui dana non-anggaran pemerintah. Turki merupakan salah satu negara yang berhasil mengimplementasikan skema Public-Private Partnership (PPP) pada berbagai sektor infrastruktur, antara lain Jembatan, Jalan Tol, hingga Bandar Udara.

Pemerintah Indonesia saat ini juga berupaya mengembangkan skema Pembiayaan Investasi Non-Anggaran Pemerintah (PINA) sebagai upaya membangun infrastruktur tanpa harus mengandalkan anggaran pemerintah.

“Melalui kunjungan ke Turki, diharapkan Investor Turki dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Indonesia dalam pembangunan infrastruktur di dalam negeri melalui skema PPP dan PINA,” ujar Bambang

 

 

( Sumber : detik.com )