Ketika Luka Modric Mendukung Harry Kane

Rekanbola – Kapten tim nasional Kroasia, Luka Modric meyakini Harry Kane masih bisa terus berkembang meski sudah layak dianggap sebagai salah satu striker terbaik di dunia. Kane saat ini menjadi kapten timnas Inggris dan akan melakoni laga uji coba kontra Kroasia.

Nama Kane terus dikenal sejak musim terakhir Modric bersama Spurs. Kala itu, Kane masih muda dan belum bisa mencuri perhatian banyak orang. Kini, kondisinya berbeda, semua penikmat Premier League mengenal Kane.

Penyerang berusia 25 tahun ini bahkan sukses meraih penghargaan Golden Boot di Piala Dunia 2018 lalu. Dia juga selalu sukses mencetak lebih dari 20 gol dalam empat musim terakhir Premier League.

Saat ini, Kane tengah dikritik karena produktivitasnya menurun. Namun Modric berkata lain. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:

 

Lebih Baik

Menurut Modric, Kane sudah berada di tempat yang tepat. Tottenham adalah wadah yang sempurna untuk pemain seperti Kane yang masih bisa berkembang. Modric pun percaya Kane masih bisa lebih baik lagi.

“Dia [Kane] mencetak banyak gol dalam beberapa tahun terakhir, bermain hebat dan pada dasarnya membantu Tottenham dalam persaingan gelar juara, itu adalah hal besar mengingat banyak klub lain yang menghabiskan banyak uang,” kata Modric di fourfourtwo.

“Dia sudah menjadi salah satu penyerang terbaik di dunia. Jika dia terus berkembang di jalur yang sama, dia bisa jadi lebih baik lagi.”

 

Tidak Respek

Lebih lanjut, Modric juga menyinggung pertemuan kedua tim (Kroasia vs Inggris) beberapa waktu lalu di semifinal Piala Dunia. Kala itu, Kroasia dipandang sebelah mata oleh media-media Inggris, Kroasia diremehkan dan dianggap tak akan pernah mengalahkan Inggris. Namun justru sebaliknya yang terjadi.

Baca Juga:   Cedera, Christensen Dipastikan Absen Lawan Watford

“Saya merasa seperti itu [diremehkan]. Saya pikir para pemain Inggris dan pelatihnya tidak meremehkan kami tetapi orang-orang di sekitar timnas mereka – komentator, jurnalis, suporter.”

“Kami merasa mereka meremehkan Kroasia. Mereka tidak menunjukkan apresiasi yang seperlunya dan hal itu justru memberi kami motivasi ekstra,” pungkasnya.