Ketika Orang Miskin di RI Disebut Masih 100 Juta

Rekanbola – Angka kemiskinan memang menjadi tolak ukur kesuksesan sebuah negara. Indonesia sendiri disebut mengalami penurunan jumlah orang miskin yang signifikan, bahkan persentase kemiskinan sudah di bawah double digit.

Namun ada pula kalangan yang menyebutkan, jika angka kemiskinan di Indonesia masih tinggi. Bahkan masih di kisaran 100 juta orang dan angka ini merupakan masalah untuk pemerintah.

Mereka mengklaim menggunakan data yang berbeda dengan pemerintah yang mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS).

Lalu bagaimana sebenarnya angka kemiskinan di Indonesia? berikut ulasannya:

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Maret 2018 jumlah orang miskin di Indonesia tercatat 25,95 juta. Jumlah ini menurun 633 ribu orang dari posisi September 2017 yang sebanyak 26,58 juta.

BPS menyebutkan, jumlah orang miskin di Indonesia sudah berada di posisi single digit. Karena turun 0,30% dibanding September. Pada Maret 2018 posisi persentase kemiskinan tercatat 9,82% lebih rendah dibanding sebelumnya 10,12%.

Namun, angka kemiskinan antara kota dan desa sangat tinggi sekali. Angka kemiskinan di desa 13,20% atau hampir dua kali lipat dibandingkan dengan kota yang sebesar 7,02%.

BPS menyampaikan penurunan angka kemiskinan per Maret 2018 dikarenakan beberapa faktor, seperti inflasi umum periode September 2017-Maret 2018 sebesar 1,92%, rata-rata pengeluaran perkapita/bulan untuk rumah tangga yang berada di 40% lapisan terbawah selama periode itu tumbuh 3,06%.

Selanjutnya, bansos dari pemerintah tumbuh 87,6% di kuartal I-2018, selanjutnya adalah program beras rastra dan bantuan pangan non tunai yang tersalurkan sesuai jadwal.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Maret 2018 menyebutkan jumlah orang miskin di Indonesia terus mengalami penurunan setiap tahunnya. Secara umum baik dari sisi jumlah maupun persentase juga mengalami penurunan.

Pada 1999 jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 47,97 juta atau sebesar 23,43%. Kemudian pada 2002 jumlah orang miskin turun jadi 38,39 juta atau 18,2%.

Selanjutnya pada 2003 jumlah orang miskin tercatat 37,34 juta atau 27,42%. Lalu memasuki 2004 juta terjadi penurunan yakni 36,35 juta atau 16,66%. Pada 2005 jumlah orang miskin tercatat 35,30 juta atau 15,97%.

Namun terjadi peningkatan jumlah orang miskin pada periode Maret 2006 yakni menjadi 39,30 juta atau 17,75%. Pada Maret 2007 turun menjadi 37,17 juta atau 16,58%.

Lalu pada Maret 2008 penduduk miskin berjumlah 34,96 juta atau 15,42%. Pada Maret 2009 jumlahnya terus menurun menjadi 32,53 juta atau 14,15%. Periode Maret 2010 tercatat 31,02 juta atau 13,33%.

Memasuki Maret 2011 jumlah penduduk miskin tercatat naik tipis yakni menjadi 30,12 juta atau 12,49%. Kemudian Maret 2012 tercatat 29,25 juta atau 11,96%.

Pada Maret 2013 jumlah orang miskin di Indonesia sebanyak 28,17 juta atau 11,36%. Kemudian Maret 2014 penduduk miskin tercatat 28,28 juta atau 11,25%.

Maret 2015 jumlah orang miskin 28,59 juta atau 11,22%. Memasuki Maret 2016 tercatat 28,01 juta atau 10,86%. Kemudian Maret 2017 penduduk miskin tercatat 27,77 juta atau 10,64%.

Terakhir pada Maret 2018 jumlah penduduk miskin tercatat 25,95 juta orang atau 9,82%.

 

( Sumber : detik.com )