Kiki Bertens Karamkan Jelena Ostapenko Di Madrid

REKANBOLA – Petenis unggulan ketujuh, Kiki Bertens mengatasi tantangan yang disuguhkan petenis non unggulan, Jelena Ostapenko dan mengalahkannya dengan 6-4, 6-3 setelah 1 jam 20 menit yang mengantarkannya ke babak ketiga Madrid Open.

Runner up musim lalu, Bertens harus menghadapi sejumlah pukulan mematikan dari petenis berkebangsaan Latvia, Ostapenko, tetapi kenyatannya Bertens masih terlalu solid, terutama dalam servis dan pertahanannya, bagi Ostapenko. Bertens secara konsisten berhasil menemukan pengembalian bola terbaiknya agar keluar dari masalah yang ditimbulkan Ostapenko, termasuk melesatkan 11 ace.

Kedua petenis belum bertemu lagi sejak Wimbledon musim 2016, ketika keduanya belum mencapai peringkat 20 besar, yang dimenangkan oleh Bertens dengan 6-3, 6-2 dan menjadi pembalasan dari kekalahan dari Ostapenko di Sobota ITF W75 musim 2015 yang berakhir dengan tiga set. Di pertemuan kali ini, Bertens tetap tenang, fokus dengan permainannya, dan menguasai dengan baik sisi lapangannya demi mengatasi permainan lihai Ostapenko.

Selanjutnya bagi Bertens yang mengincar satu tempat di perempatfinal Madrid Open untuk kali ketiga secara beruntun adalah petenis Latvia lainnya, yakni petenis unggulan ke-12, Anastasija Sevastova yang menyingkirkan petenis berkebangsaan Rumania, Mihaela Buzarnescu dengan 6-3, 6-4.

Pertemuan di babak ketiga pekan ini akan menjadi pertemuan ketiga secara beruntun dari kedua petenis di Madrid. Pada musim 2017, Sevastova mengalahkan Bertens dengan 6-3, 6-3 di perempatfinal dan musim lalu, Bertens mengklaim 6-1, 6-4 atas Sevastova di babak ketiga sebelum menuju ke final (kalah dari Petra Kvitova).

“Ia (Sevastova) juga bisa benar-benar mengecoh, karena ia memiliki slice dan dropshot, jadi saya tidak bisa berada di belakang lapangan sejauh yang saya inginkan seperti kali ini. Tetapi bertanding melawannya, saya juga bisa memainkan permainan saya sendiri,” imbuh Bertens.

Baca Juga:   Borna Coric Percaya Del Potro, Murray, Dan Wawrinka Bisa Menangkan Grand Slam 2019