Kisah Haru Artis Yang Pernah Susah Hingga Harus Makan Tisu

Rekanbola – Dibalik kisah sukses tentunya ada proses yang berat yang harus di alami seseorang agar dapat mencapai titik puncak tersebut. Tentunya itu merupakan sebuah pengalaman berharga dan tak akan bisa di lupakan oleh pribadi tiap-tiap orang.

Jika ada menyukai animasi Jepang tentunya mengenal sosok ini yang berasa dari Jepang. Aya Hirano yang merupakan penyanyi sekaligus pengisi suara yang pernah makan pahitnya kehidupan. Aya berceirta jika ia pernah makan tisu karena tidak ada lagi yang bisa dimakan dan dia sudah tidak punya uang.

Aya Hirano adalah nama yang cukup terkenal di kalangan dunia animasi. Ia banyak mengisi suara untuk serial anime, novel visual, hingga iklan televisi. Punya suara yang indah, wanita 30 tahun tersebut juga berkarier sebagai seorang penyanyi. Tak disangka, ia pernah mengalami masa sulit.

Dalam sebuah wawancara, Aya pun mengisahkan perjuangannya sebelum sukses. Ia mengaku pernah mengalami kesulitan di pertengahan tahun 2000an. Belum dapat banyak pekerjaan, wanita yang juga mengisi suara untuk One Piece tersebut tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ada kalanya ketika aku tidak punya uang sama sekali, aku akan menaruh kecap asin di tisu lalu memakannya,” katanya dalam acara Kaiketsu Emi Channel di Kansai TV.

Tisu tersebut bahkan tidak dibelinya. Ia mengaku memakan tisu yang sering dibagikan gratis di jalan sebagai bagian dari paket iklan. Aya pun mengatakan jika tisu gratis rasanya tidak enak berbeda dengan yang biasanya dibeli di minimarket.

Tak seperti aktor film atau televisi, penghasilan pengisi suara memang tak selalu besar. Banyak dubber harus menggunakan tabungan untuk biaya hidup atau meminta bantuan finansial dari orangtua.

Baca Juga:   Harga emas dibuka turun Rp 2.000 menjadi Rp 654.000 per gram

Meski mengonsumsi sesuatu yang tidak seharusnya, Aya tidak mengalami masalah kesehatan dan masih bisa bertahan hingga sekarang. Meski bisa membantu bertahan hidup, tentu cara pengisi suara The Melancholy of Haruhi Suzumiya ini tidak patut ditiru.