Kisah Lokomotiv Moskow Lewatkan Peluang Beli Neymar di Harga 10 Juta Euro

Rekanbola.com – Neymar kini jadi pemain termahal di dunia usai dibeli Paris Saint-Germain seharga 222 juta euro. Padahal 10 tahun lalu dia ditolak Lokomotiv Moskow untuk harga 10 juta euro.

Lokomotiv mendapatkan kesempatan untuk merekrut Neymar pada 2008 silam. Ketika itu mereka mengamati Neymar secara saksama di Mediterranean Cup.

Saat itu Neymar baru berusia 16 tahun dan masih mengawali karier di Santos. Bakat dan talentanya sudah terlihat saat itu, yang kemudian terkonfirmasi dengan status pemain termahal 10 tahun berselang.

Tapi waktu itu Lokomotiv memutuskan tak mengambil kesempatan untuk merekrut Neymar. Mantan Presiden Lokomotiv Nikolai Naumov menyebut waktu itu Neymar diragukan bisa beradaptasi dengan sepakbola Rusia dan tubuhnya dinilai terlalu kecil.

“Kami saat itu memikirkan apakah sepadan atau tidak membeli Neymar. Kami menginginkannya, pemandu bakat kami sudah mengamati pemain Brasil ini. Tapi saat itu ada banyak keraguan,” kata Naumov kepada Sport Express.

“Pertama dia masih terlalu muda. Kedua, kami meragukan dia bisa beradaptasi dengan baik di Rusia. Dia begitu rapuh, kecil. Oleh karena itu, kami memutuskan tidak membelinya.”

“Para pemandu bakat melihat kemampuannya, tapi kami memutuskan menahan diri untuk membeli. Plus, karena mereka meminta harga yang tinggi, jadi kami tak mau mengambil risiko.”

“Saya tak ingat persisnya, tapi harganya saat itu sekitar 10 juta euro. Pahamilah, membayar sebegitu banyak untuk pemain muda dari benua lain, dan itu bukan uang Anda pribadi melainkan dari perusahaan, dalam situasi seperti itu Anda harus sangat berhati-hati,” tukasnya sebagaimana dikutip FourFourTwo.

Barcelona jadi klub yang mendapatkan tanda tangan Neymar dari Santos. Transfernya sempat dilaporkan memakan dana 57,1 juta euro, yang kemudian diselidiki dan terkuat bahwa nilai sesungguhnya adalah 86,2 juta euro. 

Baca Juga:   MU Ingin Bajak Joe Hart dari Man City

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo