Kisah Tragis Sopir Truk Korban Pelampiasan Amarah Mahasiswa

 

Rekanbola.com-Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) berhasil menangkap lima penganiaya hingga menyebabkan tewasnya seorang sopir truk di Jalan Raya Bandung-Garut kawasan Kampung Warungcina, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Kamis, 4 Januari 2018.

“Pelaku telah ditangkap oleh tim unit Sat Reskrim Polres Sumedang dan Tim Jatanras Polda Jabar,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus melalui siaran pers di Bandung, Selasa, 9 Januari 2018, dilansir Antara.

Ia menuturkan, Tim Jatanras Direktorat Kriminal Umum Polda Jabar bersama Polres Sumedang menangkap lima pemuda. Satu di antaranya berstatus mahasiswa di tempat berbeda wilayah Sumedang dan Kabupaten Bandung.

BACA JUGA :

Ia menyebutkan, para tersangka yakni Risnaya (24) berstatus mahasiswa, selanjutnya Juliana (30), Hilwan (19), Arista (22), dan Heru (25) seluruhnya warga Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Aksi tersangka itu, kata Yusri, bermula dari para penganiaya sopir truk hendak menyerang warga di Kampung Haurpugur, Kecamatan Rancaekek, Bandung untuk membalas dendam. Mereka mengendarai sedan.

“Pada saat berangkat pelaku sudah membawa alat berupa senjata tajam jenis golok, pedang, sangkur, dan alat pemukul berupa bambu haurkuning,” katanya.

Yusri menyampaikan, para pelaku tersebut tidak menemukan warga yang sedang dicarinya, selanjutnya berhenti di Jalan Raya Bandung-Garut. Pelaku Heru dan Hilman turun dari mobil untuk meminta nasi goreng kepada pedagang yang berada di pinggir jalan.

Minta Rokok

BERITA MENARIK LAINNYA :

Baca Juga:   Kalahkan rekor Sumut, 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang jadi tersangka korupsi