Klopp Ternyata Tidak Terlalu Menikmati Persaingan Ketat di Premier League

Rekanbola – Bos Liverpool, Jurgen Klopp ternyata tak terlalu menyukai persaingan ketat merebut gelar juara Premier League. Liverpool memang memimpin klasemen sementara Premier League 2018/19 musim ini dan jadi kandidat kandidat kuat juara.

The Reds berada di puncak dengan 60 poin dari 23 pertandingan. Mereka unggul empat poin dari Manchester City di posisi kedua dengan 56 poin dari 24 pertandingan. Jika berhasil mengalahkan Leicester City, Kamis (31/1) dini hari WIB nanti, Liverpool bisa memperlebar jarak jadi tujuh poin.

Permainan skuat Liverpool juga merupakan salah satu yang terbaik di Premier League musim ini. Pertahanan mereka tangguh dengan adanya Virgil van Dijk serta Alisson Becker. Di lini serang, mereka memiliki trio Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino yang mematikan.

Kendati demikian, Klopp tidak bisa benar-benar menikmati persaingan tersebut. Baca komentar selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

Tidak Pernah

Ketika ditanya apakah dia bisa menikmati persaingan merebut gelar juara, Klopp menjawab tegas: “tidak pernah,” ujarnya pada BBC.

Bagi Klopp, sepak bola memang menyenangkan di satu sisi, tapi begitu berat di sisi lain. Sebagai pelatih, dia selalu berada di bawah tekanan karena tuntutan juara yang begitu tinggi.

“Memang ini bukanlah sumber stres terbesar di dunia, tapi persaingan ini sangat intens, dan sangat penting, semuanya terjadi dalam waktu singkat.

Tidak Mudah

Tidak Mudah
Liverpool © AFP

Klopp yakin tidak mudah untuk menikmati apa yang dia lakukan. Dia juga percaya banyak pegiat sepak bola yang merasakan keluhan sama. Walau demikian, dia mencintai apa yang dia perbuat, dan karena itulah dia bisa bertahan.

Baca Juga:   Prediksi Skor LIGA SERIE-A Udinese vs Bologna – 20 Mei 2018

“Sepak bola bukanlah persoalan terpenting di dunia, tapi pada momen ini, tentu saja, itu terasa demikian [yang terpenting] karena kami tak punya hal lain yang harus dilakukan.”

“[Persaingan] itu tidak mudah untuk dinikmati, tapi saya mencintai apa yang saya perbuat,” tutup dia.