Koalisi Jokowi Susun Nawacita, PPP Ajukan Program Keummatan

Rekanbola – Sembilan sekjen parpol koalisi menyusun rancangan nawacita kedua dalam rogram Capres Jokowi di Pilpres 2019. Sekjen PPP Arsul Sani mengaku mengusulkan progam keummatan dalam nawacita kedua.

“Kita menempatkan program lebih penting daripada orang (cawapres) karena itu PPP partai Islam memasukan juga, PPP menyampaikan tentang program keummatan,” ujar Arsul di gedung Joang ’45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018).

Arsul menyebutkan PPP dan PKB ingin program pemerintah Jokowi nanti bisa meningkatkan alokasi anggaran untuk pendidikan dan pesantren. Sehingga lembaga pendidikan pesantren tidak kalah dengan pendidikan negeri.

“Baik PPP ataupun PKB itu menyampaikan, agar didalam program pemerintahan Pak Jokowi ini kedepan, kalau Pak jokowi terpilih lagi. Itu (progam) secara jelas meningkatkan alokasi anggaran pendidikan dan pesantren secara signifikan. Sehingga jarak dengan lembaga pendidikan umum itu tidak terlalu jauh lagi,” tutur dia.

Dalam pertemuan sembilan sekjen, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partai koalisi memberikan perhatian terhadap pesantren. Program yang masuk nawacita kedua itu akan dibahas secara komprehensif.

“Berbagai hal secara spesifik juga dibahas yang menunjukkan sinergitas antar partai dari PPP dan PKB juga bagaimana untuk memberikan perhatian yang sangat kokoh terhadap pesantren dan itu kami kami bahas secara komprehensif,” ucap Hasto.

Sembilan sekjen parpol koalisi Jokowi yang mengikuti pertemuan yakni Hasto Kristiyanto (PDIP), Abdul Kadir Karding (PKB), Frederich Lodewijk Paulus (Golkar), Arsul Sani (PPP), Johnny G Plate (NasDem), Raja Juli Antoni (PSI), Ahmad Rofiq (Perindo), dan Verry Surya Hendrawan (PKPI) dan Herry Lontung Siregar (Hanura).

 

( Sumber : detik.com )

Baca Juga:   Trump Yakin Perjalanan ke Singapura Tak Akan Percuma