Kominfo Sempat Kirim SMS Peringatan Tsunami ke Warga Palu

Rekanbola – Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengaku masyarakat Palu, Sulawesi Tengah sudah mengetahui mengenai peringatan gempa bumi berpotensi tsunami. Rudiantara menyebut Kominfo bekerjasama dengan BMKG mengirimkan pesan tersebut melalui SMS broadcast.

“Kominfo bersama dengan BMKG menyiarkan broadcast pakai SMS pada saat awal. Tapi setelah itu mati sinyalnya nggak ada lagi, tapi awal awalnya SMS jadi nggak pakai 4G, pakai 2G semua. ajadi yang telepon lama walau belum 4G bisa menerima semuanya. Broadcast mengenai adanya gempa yang diikuti tsunami,” kata Rudiantara, di Monas, Jl Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Minggu (30/9/2018).

Ia mengatakan pada saat kejadian diperkirakan masyarakat sudah menerima informasi tersebut melalui broadcast. Karena sebelumnya Base Transceiver Station (BTS) tidak banyak yang rusak.

“Pada saat awal kan BTS nya nggak semua (rusak). Kalau sekarang sudah lebih 500. Mungkin saat itu nggak sebanyak itu masih bisa menangkap (sinyal), setelah itu hilang,” ungkap Rudiantara.

Rudiantara mengatakan kondisi di lapangan saat ini masih ada yang belum bisa berkomunikasi. Namun ia menyebut rumah di depan dinas Gubernur Sulawesi Tengah dijadikan posko karena masih terdapat sinyal.

“Ada masih beberapa lokasi bisa nelepon, tidak semua lokasi totaly black out. Contohnya di depan kediaman gubernur itu 4G-nya masih jalan karena di daerah situ ada BTS yang listriknya masih ada masih berfungsi, tapi jaraknya mungkin 500 meter setelah itu hilang lagi,” kata Rudiantara.

Sebelumnya, gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang Palu pada Jumat (28/9) sore. Gempa memicu gelombang tsunami hingga 5 meter. Kemudian, gempa di Sigi terjadi Sabtu (29/9). Hingga Minggu (30/9) pagi korban yang tercatat di Palu berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terdiri dari 405 korban tewas dan 540 orang mengalami luka-luka. Sementara itu data dari BNPB, korban jiwa berjumlah 384 jiwa.

Baca Juga:   Kominfo Pantau Proses Refund Bolt dan First Media