Komis IV: Reforma Agraria Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani Nusantara

Rekanbola Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI Daniel Johan menginginkan pemerintah dapat meningkatkan reforma agraria terhadap para petani di berbagai daerah agar mereka dapat memiliki dan memberdayakan lahan pertanian mereka sendiri.

“(Reforma agraria) perlu dilakukan supaya buruh tani dan petani memiliki lahan sendiri,” kata Daniel Johan, Senin (12/11).

Menurut politisi PKB itu, hal tersebut juga esensial agar para petani juga memiliki industri pengolahan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR Oo Sutisna juga menekankan pentingnya reforma agraria guna meningkatkan kesejahteraan petani Nusantara.

Sutisna juga mendorong pemerintah agar dapat memperjuangkan berbagai lahan pertanian agar dapat dimiliki petani sehingga mereka tidak tergantung kepada sewa lahan pihak lain.

Politisi Gerindra itu berpendapat bahwa bila petani sampai mengalami ketergantungan lahan maka akan merugikan mereka, sehingga berbagai pihak harus mendukung ketersediaan lahan yang memadai.

Sebelumnya, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil menyatakan pelaksanaan program “Single Land Registration System” atau sistem pendaftaran tanah terpadu akan menjadi solusi persoalan pertanahan Nusantara.

“(Ini menjadi solusi) karena melakukan ‘single registration’ berdasarkan persil,” katanya pada jumpa pers 4 Tahun Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla di Gedung III, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Rabu (24/10).

Menurut dia, sistem pendaftaran tanah tersebut akan memudahkan publik mengetahui lahan dan tanah milik mereka dengan meng-klik NIK seseorang.

Dengan demikian, kata Sofyan, sistem yang berkeadilan sesuai dengan visi pemerintah yang Indonesia sentris juga akan lebih mudah diterapkan ke depannya.

Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa pada tahun lalu, pihaknya berhasil mendaftarkan sertifikat hingga 5,4 juta bidang, dan pada tahun ini sekitar tujuh juta bidang, serta tahun depan ditargetkan sembilan juta bidang.

Baca Juga:   Ma’ruf Amin Serahkan Insiden Pembakaran Bendera Tauhid ke Polisi

Menteri ATR juga berpendapat bahwa pelayanan di kantor-kantor BPN hingga ke daerah-daerah sudah jauh lebih baik.