Konsumsi meningkat, KKP dorong perluasan ekspor Ikan Lele

REKANBOLA – Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto mendorong berbagai pihak memproduksi ikan lele dengan prinsip berkelanjutan. Hal ini dalam rangka mendorong ekspor lele ke berbagai negara.

“KKP mendorong strategi pengembangan industri budidaya lele berkelanjutan. Hal ini untuk menggenjot produksi guna mencukupi kebutuhan konsumsi ikan lele termasuk untuk memperluas akses pasar ekspor ke beberapa negara,” ujarnya seperti dikutip Antara, Jakarta, Sabtu (29/9).

Menurut dia, permintaan ikan untuk konsumsi terus mengalami peningkatan. FAO, organisasi pangan PBB, mencatat pertumbuhan kebutuhan ikan dunia melebihi pertumbuhan populasi penduduk dunia. Indikasi itu bisa menjadi faktor pendorong untuk menggiatkan peningkatan produksi lele nasional.

Slamet memaparkan terdapat tiga strategi utama untuk mengembangkan industri budidaya berkelanjutan, yaitu mengembangkan skala usaha budidaya menjadi industri dengan teknologi berkelanjutan, meningkatkan daya saing produk berorientasi ekspor, serta mendorong efisiensi produksi.

Sebelumnya, pengamat perikanan Abdul Halim menginginkan pemerintah memperbanyak fasilitas dan intensif bagi pelaku usaha yang ekspor komoditas perikanan secara berkelanjutan.

“Fasilitasi pelaku usaha dari aspek kemudahan berusaha dan berikan insentif jika bisa mengekspor produk perikanan yang dihasilkan dari praktik usaha perikanan yang berkelanjutan,” katanya.

Menurut Abdul Halim, pada saat ini ada dua tantangan yang dihadapi oleh pelaku usaha perikanan nasional di berbagai daerah, salah satunya adalah ketidakpastian iklim usaha di dalam negeri.

Baca Juga:   Beras Kualitas Rendah Harusnya Dimusnahkan, Malah Dijual Oknum Bulog