Kontrak Belum Jelas, Anthony Tanpa Sponsor di Indonesia Terbuka?

REKANBOLA – Pebulutangkis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting, menyimpan masalah pada kontrak individunya. Dia sebut-sebut belum memiliki sponsor hingga Indonesia Terbuka 2019.

Situasi itu menimpa Anthony sejak Australia Terbuka pada 4-9 Juni 2019. Juara Indonesia Masters 2018 itu mengenakan jersey tanpa logo sponsor. Selama ini, Anthony digandeng perusahaan apparel, Yonex.

Terakhir kali pemain berperingkat delapan dunia itu mengenakan jersey berlogo Yonex di Selandia Terbuka. Kemudian, saat tampil di kejuaraan bulutangkis beregu campuran Piala Sudirman, ia menggunakan jersey dengan logo Li Ning, produsen apparel dari China.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti, mengakui jika sponsor untuk Anthony belum final. PBSI tengah menjalin pembicaraan dengan produsen apparel itu.

“Saat ini, persoalan itu memang masih dalam tahap pembicaraan, belum pas. Jadi, selama masih belum ada ketetapan ya harus polos dulu,” kata Susy saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Senin (17/6/2019).

Susy tidak bisa menjelaskan detail soal kontrak yang akan dipilih Anthony. Apakah tetap di Yonex atau mengganti kontrak baru karena belum ada ketetapan tertulis.

“Masih ada beberapa yang harus dibicarakan. Jadi sponsor belum digetok. Makanya, kami belum bisa menyebutkan karena memang belum ada data dan pembicaraan yang betul-betul hitam di atas putih,” dia menjelaskan.

“Kalau bilang pengaruh, seumpama main dia harus fokus di permainan ya. Kalau itu (sponsor) nomor dua. Lagipula dengan dia prestasi maka dengan sendirinya (sponsor datang). Tapi, dalam hal ini, mungkin belum cocok ya dalam beberapa hal. Jadi masih dalam pembicaraan,” Susy mempertegas.

 

Baca Juga:   Tommy Kalah, Indonesia Tanpa Gelar Juara di Korea Terbuka