Korban Tewas Bentrok Warga di Buton Jadi 2 Orang, 8 Luka

REKANBOLA – Korban tewas dan luka akibat bentrok dan pembakaran 87 rumah di Desa Gunung Jaya, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) bertambah menjadi 2 orang. Sementara itu korban luka menjadi 8 orang.

“Yang meninggal sudah 2 orang, korban luka ada 8 orang,” ujar Plt Kadis Kesehatan Buton, Djufri, Jumat (7/6/2019).

Djufri mengatakan 2 orang meninggal itu disebabkan karena mengalami luka. Namun dia belum mengetahui penyebab luka apakah diakibatkan benda tajam atau anak panah.

Sementara itu untuk korban luka-luka akibat anak panah dan sabetan benda tajam saat ini menjalani perawatan di puskesmas yang berada di dua wilayah desa yang bentrok.

“Kami dari kesehatan stand by 1×24 jam untuk melakukan perawatan terhadap korban,” ujarnya.

Untuk korban meninggal dan luka-luka, lanjut Djufri hingga saat ini tercatat berasal dari dua desa bentrok.

Sebelumnya berdasakan keterangan polisi, bentrok dua desa dipicu adanya konvoi motor saat malam takbiran yang dilakukan oleh pemuda dari Desa Sampoabalo, saat melintas di Desa Gunung Jaya ditegur namun tidak terima. Setelah itu, ada warga dari Desa Sampoabalo yang di Desa Gunung Jaya dan terkena panah, lalu keesokan harinya ratusan warga dari Desa Sampoabalo melakukan pembakaran.

Baca Juga:   Bahas Strategi Pilpres 2019, Sandiaga Kumpulkan Pengusaha