Korlantas Polri cari solusi dalam kecelakaan bus di Cikidang

Rekanbola – Kecelakaan bus yang terjadi di Cikidang Sukabumi Jawa Barat pada Sabtu (8/9) lalu, hingga menewaskan 21 penumpang dan 17 luka, menjadi atensi dari Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Hal itu karena diduga banyaknya faktor permasalahan.

Dalam mencari solusi penanganan kasus ini, para stakeholder terkait di antaranya Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian PU, Kemenkes, Jasa Raharja, Bina Marga, KNKT dan lainnya melaksanakan rapat terpadu di Kantor Kementerian Perhubungan di Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/9) kemarin.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri, bersama Dirjen Perhubungan Darat Budi Setyadi memiliki harapan akan solusi dalam hal menjaga keselamatan dalam berlalu lintas.

“Kalau kita lihat, faktor penyebabnya adalah akumulatif, yakni lalainya pengemudi, faktor jalan, kendaraan yang tidak laik dan lalainya pemilik angkutan, bahkan bisa juga penyelenggara dari bus,” kata Refdi, Jakarta, Sabtu (15/9).

Mantan Karo Provost ini pun memaparkan beberapa contoh solusi, salah satunya yakni harus dibuatnya protap mekanisme kesadaran akan keselamatan seperti dalam hal penerbangan, dimana pramugari akan memperagakan protap-protap keselamatan di dalam pesawat.

“Dari mekanisme protap seperti ini nantinya ada Informasi yang disampaikan oleh petugas, baik informasi perjalanan maupun informasi tentang keselamatan dalam menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan. Dalam peraturannya, sebuah perusahaan angkutan itu harus memberikan sebuah jaminan. Jaminan keselamatan, keamanan, kenyamanan dan jaminan informasi perjalanan,” jelasnya.

Jenderal bintang dua ini juga memberikan saran, agar di setiap bus angkutan umum, khususnya angkutan pariwisata harus ada alat seperti blackbox seperti dalam pesawat. Hal itu agar dapat mengetahui segala informasi kendaraan tersebut dalam menempuh perjalanan.

Baca Juga:   Ngebut, Mazda 2 merah seruduk truk ganti ban di Tol Tangerang-Merak

“Alat ini akan sangat berguna, karena nantinya dapat memberikan rangkuman segala informasi tentang kendaraan yang berjalan dan terjadi sesuatu yang membahayakan,” ujarnya.

Dengan adanya kecelakaan yang terjadi di Cikidang, Refdi bersama dengan Dirjen Hubdar dan para stakeholder terkait berkomitmen untuk memperbaiki kinerja dari semua aspek. Namun, hal ini tidak hanya dari kepolisian dan kementerian perhubungan saja, tetapi juga para stakeholder dan seluruh elemen masyarakat yang berkepentingan menjaga keselamatan berlalu lintas.

“Solusi penanganan rawan laka, ramp check, black box, dan kompetensi pengemudi. Menjadi perhatian serius dalam perbaikan manajemen ke depan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *