KPU larang Istana dijadikan tempat konsolidasi untuk Pilpres

Rekanbola – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan agar Istana Kepresidenan tidak dijadikan tempat berkegiatan yang berhubungan dengan kegiatan politik jelang pemilihan presiden.

“Jadi istana ini bagian dari fasilitas negara yang tidak boleh digunakan untuk kegiatan kandidasi,” kata Kepala Biro Teknis Masyarakat (Tekmas) KPU Nur Syarifah di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/9).

Syarifah menegaskan, fasilitas negara dilarang untuk kegiatan kampanye Pilpres. Imbauan ini penting disampaikan mengingat Joko Widodo sebagai calon petahana tidak cuti dan tetap melaksanakan tugas kenegaraan.

“Intinya kan bahwa fasilitas negara tidak boleh digunakan,” ucap Syarifah.

Meski fasilitas negara dilarang untuk kegiatan kampanye Pilpres, namun ada beberapa hal yang tetap melekat bagi capres petahana. Salah satunya pengamanan dan pengawalan dari Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

“Ada beberapa hal yang melekat kepada presiden selaku petahana yaitu adalah pengamanan, pengawalan, dan kesehatan. Jadi itu yang kami sampaikan serta protokol. Ini yang perlu kami sampaikan juga agar kemudian dapat tetap difasilitasi dengan baik,” ucap Syarifah.

Baca Juga:   Bawaslu didesak selidiki dugaan Sandiaga curi start kampanye di Medan