Kroasia Harus Move On dari Mandzukic

Rekanbola – Pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic, meminta pasukannya untuk segera melupakan sosok Mario Mandzukic. Kroasia harus bisa menatap pertandingan selanjutnya dan bermain bagus tanpa bomber Juventus tersebut.

Mario Mandzukic merupakan bomber andalan Kroasia dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat tampil heroik mencapai final Piala Dunia 2018. Sepanjang karirnya, penyerang 32 tahun telah mencetak 33 gol bersama Kroasia.

Hanya saja, kini sudah tidak ada lagi nama Mandzukic dalam susunan skuat timnas Kroasia. Sebab, Mandzukic telah memutuskan untuk pensiun dari pentas internasional bersama timnas Kroasia pasca Piala Dunia 2018.

Pensiunnya Mandzukic merupakan kehilangan besar bagi timnas Kroasia. Namun, Dalic meminta anak asuhnya segera move on dan beradaptasi dengan skuat baru tanpa Mandzukic. Di bawah ini pernyataan lengkap Dalic tentang Mandzukic.

 

Move On dari Mandzukic

Kroasia sudah menjalani tiga pertandingan tanpa Mandzukic di lini serang. Dari tiga laga tersebut, tidak sekalipun Kroasia memetik kemenangan. Vanetri juga gagal mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir lawan Inggris dan Spanyol.

“Kondisi ini bukan hanya tentang kegagalan kami mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun. Tapi, kami harus segera melupakan Mandzukic. Dia sudah berakhir dan dia tidak akan bersama dengan kita lagi,” ucap Dalic pada Four Four Two.

“Mandzukic telah membuat keputusan dan kita harus menghormatinya. Kita harus bisa mencari solusi lainnya,” sambung pelatih berusia 51 tahun. Tanpa Mandzukic dalam dua laga terakhir, Dalic bertumpu ada Ante Rebic dan Ivan Santini.

 

Puas Hasil Lawan Inggris

Pada laga terakhirnya, Kroasia bermain imbang 0-0 lawan Inggris di Rijeka pada ajang UEFA Nations League, Sabtu (12/10) dini hari WIB. Zlatco Dalic menilai Kroasia sudah bermain lebih baik dibanding ketika kalah 6-0 atas Spanyol.

Baca Juga:   Lionel Messi + Cristiano Ronaldo = 1000 Gol

“Ini adalah pertandingan yang sulit, seperti yang kami harapkan. Kami bermain kompak dan agresif. Kami lebih baik daripada laga terakhir. Tidak muda untuk bangkit pasca kekalahan besar. Tapi, kami bermain bagus,” tandas Dalic.