Kronologi Pengepungan Hotel Tempat Ahmad Dhani Menginap

Rekanbola – Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya terpaksa membubarkan aksi damai deklarasi #2019GantiPresiden yang berlangsung di pintu utama Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu pagi, 26 Agustus 2018, karena terjadi gesekan. Saat sitegang terjadi, musisi Ahmad Dhani yang dijadwalkan hadir belum di lokasi.

Dhani adalah satu di antara beberapa orang terkenal yang diundang panitia Deklarasi #2019GantiPresiden tampil menyampaikan orasi. Tiba di Kota Pahlawan sejak Sabtu kemarin, 25 Agustus 2018, suami dari Mulan Jameela itu menginap di Hotel Mapajahit Jalan Tunjungan Surabaya.

Massa Deklarasi #2019GantiPresiden mulai berdatangan di Tugu Pahlawan sejak sekira pukul 07.00 WIB. Jalan di sekitar lokasi ditutup dan banyak polisi berjaga-jaga. Sebagian massa berkeliling memutari Tugu Pahlawan sambil berorasi, sebagian berkumpul di depan gedung DPRD Jatim Jalan Raya Indrapura. Jarak Tugu Pahlawan dengan Indrapura sekira 500 meter.

Di bagian lain, ratusan orang massa penolak Deklarasi #2019GantiPresiden mengatasnamakan Koalisi Cinta NKRI berkumpul di Jalan A Yani Surabaya. Sekira pukul 09.30 WIB, mereka lalu berkonvoi lewat Jalan Raya Diponegoro menuju Hotel Majapahit di Jalan Tunjungan, tempat Ahmad Dhani menginap.

Di depan Hotel Majapahit, massa menggelar mimbar bebas sembari membentangkan spanduk berisi penolakan Deklarasi #2019GantiPresiden. Spanduk itu di antaranya berbunyi: #TolakKampanyeProvokatif_BelaNKRI_HargaMati. “Kami coba ketemu Ahmad Dhani di hotel, tapi tidak bisa,” kata koordinator lapangan Koalisi Cinta NKRI, Ahmad Zazuli.

Satu jam berorasi di depan Hotel Majapahit, massa kemudian membubarkan diri. Sebagian bergeser kembali pulang, sebagian berkumpul di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, sebagian bergeser ke Gedung DPRD Jatim di Jalan Raya Indrapura. Nah, massa yang ke gedung DPRD itulah kemudian bergesekan dengan massa Deklarasi #2019GantiPresiden dan terjadi kericuhan.

Baca Juga:   Jenazah Jannatun Cintya Akan Dimakamkan Besok Pagi di Kampung Halamannya

“Sebetulnya ini aksi damai. Kami menjunjung tinggi kesopanan dan adat ketimuran. Kita sebetulnya tidak ingin terjadi gesekan tapi ada provokasi,” kata Zazuli.

Aparat Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya akhirnya membubarkan aksi dua kelompok pro dan penolak Deklarasi #2019GantiPresiden yang sempat bersitegang di depan gedung DPRD Jatim. Rencananya, Dhani dan panitia deklarasi akan memberikan keterangan terkait pembubaran itu pada Minggu siang ini.