La Liga Akan Ekspor El Clascio ke Amerika?

REKANBOLA – Musim ini, untuk kali pertama, La Liga berpeluang akan dimainkan di Amerika Serikat dan Kanada. Ide ini cukup radikal dalam arti sebelumnya belum pernah ada liga yang dimainkan di luar negeri, kecuali negara tersebut memiliki tim yang bermain di liga bersangkutan.

Seperti diketahui, LSP sebagai penyelenggara La Liga baru saja menjalin kerjasama dengan Relevent, penyelenggara International Champions Cup. Secara formal, kerjasama ini bertujuan untuk meningkatkan popularitas La Liga di Amerika Utara.

Popularitas menjadi penting bagi La Liga demi bisa menjaga rating mereka. Pada akhirnya, popularitas tinggi akan membawa uang yang tinggi pula, setidaknya dalam segi penjualan hak siar televisi. Bagi klub, popularitas berarti naiknya penjualan merchandise.

Cara yang dipakai untuk meningkatkan popularitas La Liga akan cukup ekstrem. Pihak LFP akan membawa pertandingan resmi La Liga ke Amerika. Berikut adalah beberapa analisis yang disodorkan oleh El Paisdan Marca.

El Clasico

El Clasico

Menurut El Pais, pertandingan yang akan dimainkan di Amerika Utara nantinya akan melibatkan Real Madrid atau Barcelona, atau keduanya. Hal ini bisa dipahami mengingat nilai jual dua tim itu jauh di atas tim-tim lain di La Liga.

Di marika Utara, kemungkinan untuk menggaet penonton dengan menggunakan nama Barca atau Madrid akan sangat besar. Beda ceritanya kalau yang dipertandingkan adalah tim-tim papan tengah, Villarreal vs Real Betis misalnya.

Yang jadi pertanyaan kemudian adalah apakah Madrid yang akan tampil di tanah Amerika, ataukah Barca. Jika keduanya dipertemukan dalam El Clasico di ajang La Liga, maka akan ada komplikasi yang harus dituntaskan lebih dulu karena keduanya akan sangat sibuk dengan jadwal yang padat sepanjang musim.

Baca Juga:   Frustasi pada MU, Paul Pogba Minta Bantuan Solskjaer untuk Dijual

Memilih Pertandingan

Memilih Pertandingan

Anggaplah La Liga memilih El Clasico sebagai laga yang akan dipertandingkan di Amerika Utara, maka mereka harus mempertimbangkan banyak aspek. Dari segi persaingan, tentu baik Barca maupun Madrid tak ingin kehilangan laga kandang mereka, terutama saat berhadapan dengan sang rival abadi.

Publik Santiago Bernabeu dan Camp Nou tentu tak mau kehilangan laga kandang mereka melawan sang rival hanya demi publisitas La Liga. Laga El Clasico merupakan salah satu pertandingan yang paling ditunggu oleh fans Barca dan Madrid.

Jika pun yang dimainkan bukan El Clasico, maka tim lawan Madrid atau Barca juga akan kecewa. Pasalnya, seperti di hampir semua liga, fans tim papan bawah selalu menunggu pertandingan melawan tim besar.

Aspek lain yang harus diperhatikan adalah soal hak para pemilik tiket terusan. Para pemilik tiket ini sudah membayar di awal semua tiket masuk pertandingan tim sepanjang musim. Jika ada pertandingan yang dipindah ke Amerika, maka pemilik tiket terusan harusnya mendapatkan kompensasi.

Waktu Pertandingan

Waktu Pertandingan

Faktor yang harus dipertimbangkan selanjutnya adalah waktu pertandingan. Barcelona, Real Madrid, dan tim-tim lain yang bermain di kancah Eropa akan menjalani jadwal yang sangat sibuk. Selain tampil di La Liga setiap akhir pekan, mereka juga akan bertanding di Eropa setiap dua pekan sekali.

Fase grup di kancah Eropa akan berakhir pada awal Desember, tapi bukan berarti jadwal mereka akan lebih longgar. Tim-tim besar akan memulai perjalanan mereka di kancah Copa del Rey. Lalu mereka akan kembali tampil di Eropa pada pertengahan Februari.

Setelah itu, jadwal akan kembali padat dengan komitmen di Eropa dan kemungkinan tambahan satu atau dua pertandingan di Copa del Rey. Menentukan waktu yang pas untuk dua tim yang akan bertanding nantinya akan sangat sulit.

Baca Juga:   Bos Jerman Tegaskan Tak Akan Gantikan Zidane di Madrid

Jam pertandingan juga bisa sedikit rumit karena perbedaan zona waktu antara Amerika Serikat dengan Spanyol. Amerika Serikat saja dibagi dalam enam zona waktu yang berbeda. Tapi harusnya hal ini tidak terlalu menjadi persoalan.

Baca Juga :