Lacazette Dan Aubameyang Dianggap Warisan Wenger untuk Arsenal

Rekanbola – Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette kembali menunjukkan diri sebagai tumpuan lini depan Arsenal. Dan dalam pandangan sang legenda, Martin Keown, keduanya merupakan warisan terbaik Arsene Wenger saat ini.

Kedua penyerang itu merupakan rekrutan Wenger pada musim kemarin. Lacazette tiba lebih dulu setelah diboyong dari Lyon, sedangkan Aubameyang bergabung pada bulan Januari lalu dari Borussia Dortmund.

Di tengah keterpurukan The Gunners, keduanya sukses menunjukkan kualitasnya sebagai tumpuan lini depan. Total 48 gol tercipta dari kaki mereka dalam semua kompetisi.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

 

Warisan Terbaik Wenger

Sama halnya dengan musim ini, Aubameyang dan Lacazette masih menjadi tumpuan walaupun pelatih sudah berganti ke Unai Emery. Keduanya mencetak gol kemenangan The Gunners atas Everton hari Minggu (23/9) kemarin.

“Warisan terbesar Arsene Wenger di Arsenal adalah tenaga di lini depan dari tim yang mengalahkan Everton,” ujar Keown kepada Daily Mail.

“Wenger menggelontorkan uang lebih dari 100 juta pounds musim kemarin untuk membawa Alexandre Lacazette dan Pierre-Emerick Aubameyang dan mereka membuktikan kemampuannya di kemenangani ini,” tambahnya.

 

Momentum Arsenal

Bagi Keown sendiri, Lacazette dan Aubameyang merupakan kombinasi yang patut diwaspadai oleh lawan-lawan Arsenal. Sebab jika mereka berhasil membuat timnya unggul, maka sulit untuk lawan untuk mengejar ketertinggalan.

“Arsenal terlihat jauh lebih berbahaya dengan sang pemain asal Prancis itu di tengah dan Aubameyang datang dari sisi kiri. Itu artinya bek harus menghadapi dua penyerang. Sulit bagi mereka untuk tahu siapa yang harus dijaga,” lanjutnya.

“Momentum adalah segalanya untuk tim Arsenai kali ini. Begitu mereka unggul, mereka akan meluap dengan kepercayaan diri dan tidak akan melepaskan keunggulannya,” tutupnya.

Baca Juga:   Ada Apa? Kok Sampai 5 Pendiri PAN Minta Amien Rais Mundur

Hanya saja, lini pertahanan Arsenal pada musim ini masih belum terlihat membaik. Dari empat kemenangan terakhirnya, Skhrodan Mustafi dkk baru mencatatkan satu clean-sheet saja.