Lamela: Lionel Messi, Pemain Terbaik yang Pernah Saya Lihat

Rekanbola – Bintang Tottenham Erik Lamela menyebut Lionel Messi adalah pemain terbaik yang pernah dia lihat sepanjang kariernya. Dia menyebut tak ada pemain yang seperti Messi.

Messi baru saja mencetak hattrick saat Barcelona mengalahkan PSV di Liga Champions. Selain itu, La Pulga juga sudah mengemas empat gol dari empat pertandingan di La Liga.

Meskipun begitu, Messi masih belum bisa mengantarkan Argentina meraih kesuksesan di level internasional Piala Dunia. Yang terbaru, mereka disingkirkan sang juara Prancis di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Messi absen membela Argentina saat berhadapan dengan Guatemala dan Kolombia pada jeda internasional kemarin. Meskipun begitu, Lamela tidak pernah ragu dengan kualitas kapten Barcelona tersebut.

Simak komentar Lamela berikut ini.

 

Komentar Lamela

“Leo jelas merupakan pemain yang sangat penting bagi kami, atas semua hal yang bisa ia berikan sebagai pemain dan rekan satu tim,” kata Lamela kepada Omnisport.

“Memiliki dia sangat penting untuk grup. Kami semua tahu dia adalah yang terbaik di dalam lapangan dan dia selalu mendapat nilai plus untuk memenangkan pertandingan.

“Apa yang saya lihat ketika saya bermain dan berlatih dengannya, dia sejauh ini pemain terbaik yang pernah saya lihat sejak saya bermain sepakbola.

“Pertandingan demi permainan, orang bisa melihat hal-hal yang dia lakukan, betapa mudah baginya untuk mencetak gol, assist, dan membuat apa yang dia inginkan di dalam lapangan. Tidak akan ada orang seperti dia.”

 

Terbantu Pochettino

Karier Lamela sering diganggu cedera setelah datang ke Tottenham. Meskipun begitu, pemain Argentina itu sekarang merasa sangat nyaman berada di bawah asuhan Mouricio Pochettino.

Baca Juga:   Chelsea Siap Perpanjang Kontrak David Luiz

“Tahun pertama saya di sini, dia membantu saya karena bahasa Inggris saya tidak begitu bagus,” kata Lamela tentang sang manajer.

“Penting bagi saya memiliki manajer yang berbicara bahasa Spanyol, dan pemain Amerika Selatan lainnya, karena ada banyak pemain muda di tim yang berbicara bahasa Spanyol.

“Tapi pada akhirnya, hubungan saya dengan dia sama seperti dengan rekan satu tim lainnya, kami semua sama.”