Lawan Madrid, Roma Akan Bermain Seperti Saat Kalahkan Barcelona

Rekanbola – AS Roma akan melawat ke markas Real Madrid, Santiago Bernabeu untuk melakoni laga awal Grup G Liga Champions 2018/19, Kamis (20/9) dini hari WIB. Laga tersebut akan menjadi kunci perjalanan kedua tim musim ini, laga perdana fase grup selalu penting.

Adapun di Liga Champions musim 2017/18 lalu, Roma mengejutkan banyak pihak saat mengalahkan Barcelona di perempat final sebelum akhirnya dihentikan oleh Liverpool di semifinal. Roma pun akan mencoba mengulang prestasi yang sama musim ini meski tak akan mudah.

Gelandang senior Roma, Danielle De Rossi meyakini timnya sama sekali tak gentar melawan Madrid. Dia percaya pengalaman Roma saat menyingkirkan Barcelona musim lalu akan jadi pengalaman berharga untuk menghadapi tim sekelas Madrid.

De Rossi mengakui Madrid bukanlah lawan mudah. Baca penjelasannya di bawah ini:

 

Pilih Lawan Lain

De Rossi tak menyembunyikan fakta bahwa timnya kalah kelas dari Real Madrid. Fakta membuktikan Madrid adalah tim tersukses di Liga Champions, yang berhasil menjadi juara dalam tiga musim terakhir. Namun, di sisi lain dia menilai bertanding melawan tim sekuat Madrid di laga perdana sangat penting bagi perkembangan timnya.

“Jika saya bisa memilih, mungkin saya akan memilih lawan lain untuk laga pembuka,” ujar De Rossi dikutip dari marca.

“Di masa lalu kami beberapa kali melawan tim yang secara teori lebih mudah dan ternyata segala hal justru berjalan dengan buruk.”

 

Belajar dari Barcelona

AS Roma. ©

Lebih lanjut, De Rossi juga meminta rekan setimnya menunjukkan semangat yang sama seperti saat menyingkirkan Barca musim lalu. Kala itu, Roma kalah 1-4 saat bermain di Camp Nou. Namun tim asuhan Eusebio Di Francesco itu sukses membalikkan keadaan dengan menang 3-0 di kandang.

Baca Juga:   Benzema: Terkadang Orang Tak Tahu Apa yang Saya Lakukan di Lapangan

“Kami akan mencoba melakukan apa yang kami perbuat beberapa bulan lalu (melawan Barcelona) dan bermain dengan cara yang sama,” tutupnya.

Saat itu, Roma membuktikan pentingnya mentalitas dari sekadar teknik bermain bola dan barisan pemain hebat. Roma yang memiliki komposisi skuat standar justru mampu menghajar Barcelona yang dipenuhi pemain bintang.