Limbah PKS Mini Resahkan Warga, Bupati Minta Pengusaha Taat Ketentuan

Rekanbola – Terkait resahnya warga akibat limbah cair berasal dari pabrik kepala sawit (PKS) mini terletak di Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai (Sergai).

Keluhan warga akibat limbah diduga mengandung zat B3 (Bahan, Berbahaya dan Beracun) telah mencemari lingkungan warga akibat keluar dari tembok ada sekitar pemukiman warga.

Selain aroma bau busuk dihirup warga setiap hari, limbah mengalir kepemukiman warga sudah merusak ternak ikan lele milik Danil yang kolamnya berada persis dipinggir tembok PKS mini tersebut.

Adanya keluhan warga, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Soekirman angkat bicara. Pada Rekanbola.com Soekirman minta agar pengusaha yang melakukan pengolahan sumberdaya alam harus taat pada ketentuan yang berlaku.

“Tidak standarnya AMDAL,UKL dan UPL menjadi dampak perusakan lingkungan,” katanya, Jumat (23/11/2018)

Menurut Bupati, pengusaha harus memiliki izin dan AMDAL,UKL, UPL. Jika tidak indahkan peraturan yang ada, maka akan dikenai aturan-aturan sebagaimana yang ada dalam peraturan perundang-undangan.

“Apabila ketentuan tidak diindahkan dengan terjadinya kerusakan lingkungan, maka akan ada sanksi kita berikan,” tegas Soekirman.

Baca Juga:   Viral Pemoge Tewas Tabrakan di Sukabumi, Begini Faktanya