Lina Medina, Wanita yang Melahirkan di Usia 5 Tahun

REKANBOLA – Lina Medina adalah ibu termuda di dunia yang pernah tercatat dalam sejarah. Dia mengalami pubertas di usia tiga tahun. Orang tua Lina menyadari bahwa Lina hamil setelah perutnya terus membesar dan dia mulai menderita nyeri di perut.

Saat perut Lina mulai membesar, para dokter pun yakin kalau Lina menderita tumor besar. Bagaimanapun Lina saat itu masih berusia lima tahun.

Tapi, setelah menjalani berbagai tes, para dokter menemukan kalau Lina sudah mengandung tujuh bulan dan beberapa minggu kemudian dia melahirkan bayi laki-laki yang sehat.

Kini, 80 tahun telah berlalu, Lina masih menjadi wanita yang melahirkan di usia paling muda di dunia. Dilansir dari laman The Sun, 3 Mei 2019, Lina lahir di tahun 1933 dari keluarga miskin di sebuah desa kecil di Andes, Peru.

Pada 14 Mei 1939, Lina melahirkan bayi laki-laki melalui operasi caesar karena tulang panggulnya yang masih muda dianggap terlalu kecil untuk melahirkan normal. Bayinya lahir sehat dengan berat 2,7 kilogram dan bayinya diberi nama Gerardo sebagai bentuk penghormatan kepada dokter yang membantu persalinannya.

Saat Gerardo lahir, dokter menemukan bahwa meski usianya masih lima tahun, Lina sudah memiliki organ seksual yang matang dan menderita kondisi yang disebut dengan precocious puberty, pubertas yang datang sebelum waktunya.

Meskipun keluarga Lina tidak pernah mengungkap cerita ini ke media, ibu Lina dikabarkan menyadari kalau Lina mulai menstruasi dari usia tiga tahun. Kehamilan Lina membuat polisi kemudian menangkap ayahnya setelah Lina melahirkan. Polisi mencurigai Tilburelo melakukan hubungan sedarah.

Tapi,  ayahnya kemudian dibebaskan oleh polisi karena kurangnya bukti. Hingga saat ini, identitas ayah kandung bayi yang dilahirkan Lina tidak pernah terungkap.

Baca Juga:   Potret baby Gaia, putri Aliya yang mirip banget dengan Ani Yudhoyono

Gerardo pun tumbuh besar dengan pemahaman kalau Lina adalah kakaknya. Tapi, saat usianya menginjak 10 tahun, ia diberi tahu kalau Lina adalah ibunya.

Gerardo tumbuh dengan sehat tapi meninggal di usia 40 tahun pada tahun 1979 karena menderita penyakit tulang.

Ketika dewasa, di tahun 1969, Lina menjadi pekerja kantoran di Peru. Lina kini berusia 85 tahun dan masih tinggal di Peru. Tapi, dia tidak mau menjual ceritanya karena ia ingin menjalani kehidupan yang normal.

Lina menikah dengan suaminya, Raul di tahun 1970-an. Ia lalu melahirkan anak keduanya di usia 39 tahun. Kasus Lina seringkali dianggap sebagai hoax, tapi para dokter mengatakan mereka memiliki hasil sinar X dan biopsi yang bisa membuktikan kalau Lina benar-benar hamil.