Listrik di Donggala, Sigi dan Parigi Moutong padam dan jaringan komunikasi lumpuh

Rekanbola – Bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah rupanya tidak hanya terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Ada dua kabupaten lagi di Sulteng yang juga terdampak gempa bumi magnitude 7,7 dan tsunami pada Jumat 28 September 2018 lalu.

“Ternyata daerah yang terdampak bukan hanya Kota Palu dan Kabupaten Donggala, tapi juga Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong. Semuanya di Sulawesi Tengah,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Minggu (30/9).

Namun hingga saat ini, baru Kota Palu yang dapat diakses komunikasinya. Akses ke tiga kabupaten terdampak lainnya masih sangat sulit. Bahkan BNPB belum mengetahui secara pasti bagaimana kondisi di sana.

“Kabupaten Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong belum ada laporan secara terus menerus dan komunikasi masih lumpuh, listrik masih padam,” katanya.

Sutopo menuturkan, pihaknya belum mengetahui secara persis sejauh mana dampak gempa dan tsunami di tiga kabupaten tersebut. Termasuk penanganan terhadap masyarakat yang menjadi korban.

“Bapak presiden juga telah berusaha untuk kontak dengan Gubernur Sulawesi Tengah ternyata juga mengalami kendala yang sama,” ucap Sutopo.

Kendati BNPB menerima informasi adanya korban tewas di Kabupaten Donggala sebanyak 11 orang. Informasi itu didapat dari petugas Palang Merah Indonesia (PMI) yang berhasil mengevakuasi 11 jenazah korban gempa.

Hingga siang ini, total korban tewas akibat gempa dan tsunami mencapai 832 orang. 821 korban di antaranya yang berhasil dievakuasi berasal dari Kota Palu. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah.

Baca Juga:   Bea Cukai Marunda musnahkan 2 juta batang rokok dan 2.245 miras ilegal