Liverpool Disarankan Lepas EPL dan Konsentrasi ke Liga Champions

REKANBOLA – Eks gelandang Arsenal Paul Merson menyarankan pada Liverpool agar melupakan perburuan gelar juara liga dan berkonsentrasi untuk memenangkan trofi Liga Champions.

Liverpool saat ini tengah berjuang untuk bisa memanngkan trofi Premier League. Mereka bersaing ketat dengan Manchester City.

Namun Liverpool dalam posisi kurang menguntungkan. Sekarang ini mereka mengoleksi 94 poin, sementara City mengoleksi 95 poin.

Liverpool masih punya harapan untuk jadi juara. Namun Brighton harus mencegah City meraih poin penuh sementara The Reds wajib menang atas Wolverhampton.

Saran Merson

Merson mengisyaratkan bahwa Brighton kemungkinan besar tak akan bisa membendung laju pasukan Josep Guardiola. Maka dari itu ia menyarankan pada The Reds agar melupakan duel lawan Wolves.

Ia berharap Liverpool berfokus pada laga lawan Tottenham di pentas Liga Champions. Duel itu sendiri akan dihelat pada 1 Juni mendatang di Madrid.

“Jika Man City unggul lebih awal, Liverpool harus menyingkirkan permainan ini dari ingatan mereka, menghindarinya. Mereka mungkin perlu mencetak gol lebih awal, tetapi jika Man City unggul 2-0, mereka harus mulai memikirkan pertandingan (yang akan mereka jalani) dalam tiga pekan menurut saya,” cetusnya pada Sky Sports.

“Wolves akan berbahaya, tetapi tidak ada tempat seperti Liverpool (Anfield). Ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi mereka,” tandasnya.

Merson sendiri memprediksi bahwa Liverpool akan bisa menang. Skornya tipis saja, 2-1.

Bukan Akhir Dunia

Sementara itu sebelumnya bek Liverpool Virgil Van Dijk sudah mengisyaratkan dirinya legowo jika City yang jadi juara. Ia mengaku tak akan merasa kecewa jika memang The Reds tak ditakdirkan jadi yang nomor satu musim ini.

Baca Juga:   Adam Lallana Bukan Jawaban Atas Kepergian Coutinho

“Jika itu terjadi [Man City jadi juara], terjadilah. Kami tidak bisa memengaruhi itu. Mereka memegangnya di tangan mereka sendiri,” tutur Van Dijk kepada Sky Sports.

“Kami masih berjuang musim ini dan segalanya masih mungkin. Jika kami gagal juara, itu bukan akhir dunia. Kami sudah menjalani musim yang fantastis, kedua tim melakukan itu. Man City juga telah tampil luar biasa.”