Lukaku Berat, Inter Milan Beralih ke Edinson Cavani

REKANBOLA – Striker Manchester United, Romelu Lukaku, kian jauh dari jangkauan Inter Milan. Sehingga klub raksasa Serie A tersebut dikabarkan beralih dan mengejar penyerang PSG yang masih realistis untuk didapatkan, yakni Edinson Cavani.

Salah satu hal yang membuat Nerazzurri berat untuk mendapatkan Lukaku adalah permintaan Manchester United. Menurut beberapa laporan, klub besutan Ole Gunnar Solskjaer itu enggan memberikan diskon dari harga 80 juta euro yang telah ditetapkan.

Inter bukannya tidak berusaha untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Belgia tersebut. Beberapa waktu lalu, mereka sempat dikabarkan telah melayangkan tawaran berupa sejumlah uang plus jasa salah satu strikernya, Mauro Icardi.

Namun Manchester United menolak tawaran tersebut. Mereka hanya menginginkan uang segar untuk Lukaku dan tak ingin menerima bentuk substitusi apapun. Padahal, Lukaku sendiri diyakini sudah tak masuk dalam skema Solskjaer musim depan.

Belum ada laporan yang menyebutkan Nerazzurri menyerah dalam perburuan Lukaku. Tetapi, mereka kini sedang membidik opsi lainnya andai saja mantan pemain Everton itu memang sulit untuk diraih. Opsi tersebut adalah Edinson Cavani.

Bomber asal Uruguay itu diyakini bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah ketimbang Lukaku. Pertimbangannya adalah umurnya yang kini sudah tidak lagi muda, yakni 32 tahun, dan juga kontraknya tinggal menyisakan satu musim lagi.

Tak Perlu Beradaptasi

Meski umurnya sudah masuk ke kepala tiga, namun Cavani belum menunjukkan penurunan ketajaman. Pada musim lalu sendiri, ia masih sanggup membukukan total 23 gol dari 33 penampilan di semua ajang untuk PSG.

Cavani pun tidak perlu repot-repot lagi beradaptasi dengan kerasnya pertahanan tim-tim Serie A. Seperti yang diketahui, namanya mulai dikenal publik saat tampil apik bersama dua klub sebelumnya, yakni Napoli dan juga Palermo.

Baca Juga:   Usaha Atletico Meyakinkan Griezmann agar Tak Pergi

Salah satu performa terbaiknya bisa dilihat saat masih bersama Napoli dulu. Dalam kurun waktu tiga tahun, ia menjadi pilihan utama sang pelatih, Walter Mazzari, dan berhasil membukukan total 78 gol dari 104 penampilan di Serie A.