Lulusan S1 dan SMA Pesimistis Dapat Kerja, Sandiaga Siapkan Programnya

Rekanbola – Bakal calon wakil presiden, Sandiaga Uno, mengatakan, ketersediaan lapangan kerja saat ini sudah masuk level pesimistis. Terutama untuk lulusan SMA hingga strata-1. Ia mengaku memiliki program, kalau nanti dipercaya menjadi wakil presiden RI 2019-2024.

Sandiaga mengatakan hal itu, saat membuka program pembinaan wirausaha Yayasan Mien R. Uno Foundation, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis 20 September 2018. Pembinaan wirausaha ini diyakininya untuk penciptaan wirausahawan dan penciptaan lapangan kerja bagi generasi milenial.

“Ini timbul dari usaha kreatif yang didorong orang, anak-anak yang masih di bangku kuliah. Ke depan, ini yang saya lihat sebagai salah satu peluang kita menyiasati indeks lapangan kerja,” kata Sandiaga.

Bakal cawapres dari Prabowo Subianto itu mengklaim indeks lapangan kerja di Indonesia saat ini sudah memasuki level pesimistis. Sementara itu, di sisi lain, ada lonjakan angkatan kerja yang sangat besar khususnya generasi milenial.

“Dan indeks lapangan kerja yang kita monitor secara sangat hati-hati adalah S1 ke bawah sudah masuk level pesimis,” kata mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

Level pesimistis itu, adalah di mana para angkatan kerja lulusan strata-1 maupun SMA, sudah tidak percaya lagi ada lapangan kerja untuk mereka.

“Ini menunjukkan bahwa ada ketidakpercayaan di kalangan lulusan sekolah maupun angkatan kerja terhadap kesediaan lapangan kerja,” jelasnya.

Kondisi seperti ini, menurut Sandiaga, akan menjadi bahan untuk dia berkampanye nanti. Sandiaga juga menyatakan memiliki program-program yang relevan untuk keluar dari problem ketersediaan lapangan kerja tersebut.

“Sangat relevan bahwa anak-anak muda kita dorong sebagai entrepreneurship, sebagai mindset, sebagai pola pikir. Dengan di sini ada lahan yang sangat subur untuk mengonversi mereka dari lulusan yang mencari lapangan kerja, jadi lulusan entrepreneur atau yang menciptakan lapangan kerja,” tutur mantan wakil ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu.

Baca Juga:   Pengamanan Pemilu 2019, Kapolda Metro antisipasi terorisme hingga berita hoaks