Maldini Janji Milan Tak Akan Belanja Gila-gilaan

REKANBOLA – Legenda AC Milan, Paolo Maldini yang kini menjabat sebagai direktur perkembangan strategis berjanji bahwa pihaknya tak akan melakukan belanja gila-gilaan di bursa transfer pemain.

Musim panas tahun lalu Milan yang baru saja diakuisisi pengusaha Tiongkok melakukan langkah masif dengan mendatangkan banyak pemain dengan total biaya transfer cukup tinggi.

Apesnya, pemilik Milan divonis bangkrut dan kemudian klub diambil alih Elliott Management. Rossoneri pun harus berurusan dengan aturan Financial Fair Play dan sempat dilarang bermain di Eropa sebelum hukuman tersebut ditangguhkan oleh badan arbitrasi.

Rencana Maldini

Rencana Maldini

Hal inilah yang membuat Maldini kini tak mau klubnya gegabah menghamburkan begitu banyak uang untuk membeli pemain seperti tahun lalu.

“Tujuan pertama adalah tetap berada dalam parameter Financial Fair Play, jadi tidak akan ada belanja gila-gilaan,” ujar Maldini dalam konferensi pers seperti dikutip Football Italia.

“Saya baru bergabung dengan klub hari ini, jadi akan da waktu untuk membicarakan masalah strategi transfer. Pemilik klub ingin mementingkan masa depan klub dalam jangka menengah hingga jangka panjang, dan itulah salah satu alasan saya bersedia kembali,” tambahnya.

“Sejarah saya berarti saya harus menerima pekerjaan yang bukan jangka pendek. Saya harus berbicara dengan Gennaro Gattuso, kami akan bertemu secepatnya,” tukasnya.

Tak Dendam dengan Ultras

Tak Dendam dengan Ultras

Meski berstatus legenda hidup Milan, akan tetapi perpisahan Maldini dengan Il Diavolo Rosso diwarnai kejadian tidak enak karena ia mendapat hinaan dari ultras. Maldini merasa tak dendam karena kejadian tersebut.

“Hubungan saya dengan fans fantastis. Fans mencintai saya dan selalu menunjukkannya, insiden itu biarlah menjadi masa lalu,” tutur Maldini.

Baca Juga:   Gattuso: Yang Perlu Dimatikan Bukan Ronaldo, tapi Bonucci

“Saya rasa tak ada yang perlu diperbaiki. Saya rasa saya akan dinilai dari kinerja saya, seperti ketika saya menjadi pemain. Saya tak mengharapkan apa pun, saya tak pernah mengharapkan spanduk ketika menjadi pemain dan tentu saja tidak ketika sekarang menjadi direktur,” tegasnya.

Baca Juga :