Mantan Kiper Liverpool Kritik Sikap Jurgen Klopp pada Loris Karius

Rekanbola – Mantan kiper Liverpool, Bruce Grobbelaar mengkritik perlakuan Jurgen Klopp pada Loris Karius. Dia merasa Karius masih layak dianggap sebagai kiper hebat dan Klopp telah melakukan kesalahan dengan melepas Karius ke Besiktas.

Musim lalu, Karius dipercaya sebagai kiper inti Liverpool dan tampil meyakinkan nyaris sepanjang musim. Namun dia membuat dua kesalahan fatal di final Liga Champions, dan sejak saat itu Karius kehilangan nama baiknya.

Kualitas Karius terus diragukan, Karius kehilangan kepercayaan dirinya, namun saat itu Liverpool justru mendatangkan kiper baru, Alisson Becker. The Reds juga melepas Karius ke Besiktas, yang sebenarnya sama saja dengan ‘membuang’ Karius.

Tindakan Klopp inilah yang dikritik Grobbelaar, baca selengkapnya di bawah ini:

 

Kiper Bagus

Menurut Grobbelaar, Karius masih kiper yang sngat bagus. Sayangnya Karius membuat dua blunder di pertandingan terbesar dalam sepak bola klub. Namun dia merasa Karius tidak diasuh dengan benar setelah kesalahan itu.

“Karius masih kiper yang sangat bagus, kiper brilian. Dia tak beruntung karena membuat dua kesalahan di pertandingan terbesar dalam sepak bola setelah hanya membuat satu kesalahan dalam 33 penampilan sebelumnya,” ujar Grobbelaar di tribalfootball.

“Namun saya pikir dia diperlakukan dengan tidak tepat setelah apa yang terjadi di Kiev. Saat dia membutuhkan orang untuk bersandar, tak ada siapa pun untuknya.”

 

Tugas Pelatih

Sebagai mantan kiper, Grobbelaar paham betul apa yang dibutuhkan Karius, yakni sosok pelatih yang mau mendukungnya. Hal inilah yang tidak diperbuat Klopp pada Karius.

“Sebagai mantan kiper dan sekarang sebagai pelatih, hal pertama yang harus dilakukan ketika seorang kiper membuat kesalahan parah seperti Karius adalah mendatangi dan mendukung dia.”

Baca Juga:   Berkarier dari Luar Pelatnas, Hendra Tetap Berduet dengan Ahsan

“Sudah jelas Jurgen Klopp tidak melakukan itu karena sekarang Karius bermain untuk Besiktas, tim keempat terbaik di Turki,” tandas dia.