Sidang perdana kasus suap, mantan Wali Kota Batu minta doa

Rekanbola.com – Mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko menjalani sidang perdana atas kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Batu. Sidang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (2/2).

Agenda sidang perdana ini mendengarkan surat dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Iskandar Marwanto. Dalam surat dakwaan, Eddy Rumpoko dijerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 12 huruf a, atau Pasal 11, Undang-undang Nomor 31 tentang tindak pidana korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Terdakwa terlibat dalam melakukan praktik suap terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Batu,” ujar JPU KPK Iskandar Marwanto, Jumat (2/2).

Saat masih menjabat Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko diduga menerima suap Rp 500 juta dari Direktur PT Dailbana Prima Filipus Djap. Uang yang diterima Eddy Rumpoko terkait proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair di Pemkot Batu tahun anggaran 2017 senilai Rp 5,26 miliar.

Mengenai sidang perdananya, Eddy Rumpoko tidak banyak memberikan komentar kepada sejumlah wartawan. Permintaannya hanya satu. “Mohon doanya,” singkatnya.

 

Baca Juga :

Hasil gambar untuk MInion logo

 

Baca Juga:   Mayat Pria Bertato Naga Ditemukan di Kubangan, Ada Luka Sayatan