Maradona Bantah Tengah Sekarat Karena Penyakit Alzheimer

REKANBOLA– Legenda hidup sepak bola Argentina, Diego Maradona dengan tegas membantah rumor yang menyebut dirinya sedang terserang penyakit Alzheimer.

Pada pertengahan Juni kemarin, Maradona memutuskan untuk mundur dari posisinya sebagai pelatih di klub Meksiko, Dorados karena alasan kesehatan.

Baru-baru ini media Argentina, Cronica melansir kabar bahwa Maradona sedang terkena gangguan saraf otak dan mulai merasakan gejala Alzheimer, yakni hilang ingatan.

Maradona pun tak terima dengan tuduhan tersebut. Sosok 58 tahun itu mengeluarkan bantahan lewat video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.

“Saya dengar orang berbicara mengenai Alzheimer. Mereka berbohong. Mereka berbicara soal Alzheimer dan mereka tak tahu apa artinya itu,” ujar Maradona.

“Kata Alzheimer sungguh kata yang mengerikan. Orang yang menderita Alzheimer meninggal dunia. Saya tak sekarat,” tambahnya.

“Anak-anak ini menyebarkan apa yang mereka kira tahu untuk menciptakan kebingungan. Saya tak membuat kebingungan,” tuturnya.

Bantahan Sang Pengacara

Sebelumnya, pengacara Maradona, Matias Morla juga sudah menjelaskan alasan kliennya mundur dari kursi pelatih Dorados.

Morla menegaskan bahwa alasan kesehatan yang dimaksud Maradona adalah bahwa ia akan menjalani operasi pada bahunya, bukan karena kelainan otak atau Alzheimer.

Pada ajang Piala Dunia 2018 di Rusia lalu, Maradona sempat membuat heboh ketika ia dikabarkan mendapat serangan jantung saat menonton laga Argentina kontra Nigeria.

Baca Juga:   Jordan Pickford Masuk Radar Chelsea