Marion Jola unggah video klarifikasi, ini kata pakar mikro ekspresi

Rekanbola.com – Proses seleksi kontes pencarian bakat Indonesian Idol menjadi sorotan. Salah satu peserta asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Marion Jola atau akrab disapa Lala menjadi buah bibir masyarakat. Bukan tentang suara merdu dan bakat menyanyinya, Lala menjadi sorotan lantaran beredar video panas yang diduga dirinya. Banyak orang menduga-duga kemiripan sosok wanita dalam video dengan Lala. Beberapa media juga turut memberitakan isu tersebut.

Namun, Lala tampaknya tetap tegas diterpa kabar buruk itu. Pada Selasa (16/1), Lala yang dinyatakan lolos pada tahap Showcase 2 tampil memukau hingga mendapat standing applause dari juri.

Mengetahui dirinya menjadi perbincangan publik, lama-kelamaan Lala gerah juga. Melalui akun Instagram @lalamarionmj, Lala memberikan klarifikasi. Berikut video klarifikasi Marion Jola yang Rekanbola.com lansir dari akun Instagram pribadinya, Rabu (17/1).

Hallo guys ini adalah klarifikasi dari Lala perihal video yang mengaitkan nama lala itu adalah Hoax!!!” tulis peserta Indonesian Idol 2018 itu pada akun Instagram pribadinya.

Dalam video tersebut, Lala juga menegaskan bahwa sosok yang ada dalam video panas itu bukanlah dirinya. “Untuk berita yang ada di luar itu hoax. Yang pasti itu bukan Lala jadi nggak usah khawatir. It’s not me,” tambahnya.

Video klarifikasi Lala telah ditonton lebih dari 172 ribu warganet. Tak sedikit warganet yang penasaran dengan kebenaran dari klarifikasi Lala. Mereka pun mengirimkan tautan kepada seorang Psikolog dan Pakar Mikro Ekspresi ternama Poppy Amalya. Banyaknya orang yang penasaran dan meminta bantuan membuat Poppy pun angkat bicara. Melalui unggahan di akun pribadinya @poppyamalyaofficial pada Selasa (16/1) lalu, psikolog yang kerap muncul di acara Pagi-Pagi Pasti Happy itu mencoba menganalisis video klarifikasi Marion Jola.

Baca Juga:   Dulu Diejek dan Putus Sekolah, Sekarang Malah Jadi Orang Terkaya

foto: Instagram/@poppyamalyaofficial

Meletakkan tgn di kepala:
1. Membutuhkan kekuatan
2. Sebuah kebiasaan. Dilanjutkan kalimat “Berita yg ada di luar itu hoax”… (alis naik ke atas)… “yang pasti itu bukan”
asumsi:
1. Kaget
2. Ada sesuatu di alis.. Perhatikan saat ia Mengeleng kepala saat bicara “itu bukan lala” hal ini, mengambarkan kalau apa yg disampaikan sesuai dgn yg ingin disampaikan… semoga terus berkarya ya mbak lala…

Dan terima kasih teman2 sdh mengirimkan video utk saya membantu meluruskan informasi di awal agar tdk menjadi fitnah…Noted: apa yg saya sampaikan masih awal teman2, perlu pertemuan lanjut… tdk dapat di awal menjustifikasi. Disamping saya tdk mengenal juga mbak lala, jd tdk ada kepentingan apapun, hanya menyampaikan sebuah informasi agar tdk menjadi fitnah…,” tulis Poppy Amalya.

Postingan tersebut dikomentari banyak warganet seperti komentar dari akun @haitymella yang mengaku menunggu analisis dari Poppy. “Yang aku tunggu2.. analisisnya mbak poppy,” katanya.

Aku suka dgn mbak poppy amalia kalau ngomong psti dgn logika tdk asal ngomong,” puji akun @ferryjaya452.

Namun, tak sedikit warganet yang ikut memberikan asumsinya. “Ketika dia bilang hoax sebelom tersenyum, dia menelan ludah. Asumsi, apa yg dia katakan “berat” buat dia atau mgk tengorokannya kering. Terdapat kegetiran di senyumnya, which mean beban or ketidakbeneran. Don’t know… Cuman asumsi lhoo…,” jabar akun @arry_sone.

Hal senada juga diungkapkan akun @brian__mahardika. “Nada suaranya mengandung bnyk keraguan dan kekhawtran, menoleh ke temannya membutuhkan dukungan secara tdk langsung,mata ke kanan atas merancang, keblikan dr meliht ke bawah yaitu mnju memori..intinya hal seprt ini peristw yg amat berat di alami.Entah hoax atau benar bhwa itu dia,trus kita mau apa?” ujarnya.

Baca Juga:   Pedih, Wanita Ini Rela Putuskan Tunangannya Demi Uang Rp142 Juta

Berita Menarik Lainnya :

6 Style ala Ayana Jihye, hijabers cantik dari Korea

10 Gaya keseharian Bambang Soesatyo, ketua DPR pengganti Setya Novanto

9 Postingan Ardan Naff ini bukti sosoknya humoris sekaligus romantis

 

Hasil gambar untuk MInion logo