Ma’ruf Amin Mundur dari MUI Kalau Terpilih di Pilpres 2019

Rekanbola – Majelis Ulama Indonesia sudah membahas masalah jabatan calon wakil presiden pasangan Joko Widodo, Kiai Ma’ruf Amin sebagai ketua umum MUI.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsudin mengatakan, sesuai dengan peraturan rumah tangga MUI, Ma’ruf tetap menjadi ketua umum MUI sampai dia benar-benar terpilih menjadi wakil presiden periode 2019-2024.

“Hal ini sudah kami bicarakan pada rapat pleno ke-30, bahwa kesimpulan sesuai dengan ketentuan MUI, bahwa ketua umum tidak boleh rangkap jabatan di politik, eksklusif, dan legislatif. Kiai Ma’ruf Amin harus melepaskan jabatannya sebagai ketua MUI, jika sudah resmi menjadi wapres,” kata Din di Kantor MUI, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 26 September 2018.

Selain itu, Din mengatakan, memang banyak desakan dari berbagai pihak mengenai status jabatan Ma’ruf di MUI. Ia pun mengatakan, MUI akan bersikap netral dan menjaga independensinya terkait Pilpres 2019 mendatang.

“MUI harus pada marwahnya, pada semuanya dipesankan harus menjaga independen MUI. Memang ada suara mengharapkan beliau mundur melepaskan jabatan, tetapi kami akan tetap netral dan independen soal ini,” tutur Din.

Baca Juga:   Beredar Video Pengakuan Agum Gumelar tentang Prabowo dan Pembunuhan Aktivis '98